KETENANGAN HATI
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
SELASA 24 SEPT 2024
KETENANGAN HATI
Mazmur 131:1-3 (BIMK) Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku tidak angkuh, dan tidak sombong. Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau yang terlalu sulit bagiku.
Sesungguhnya, hatiku tenang dan tentram; seperti bayi yang habis menyusu, berbaring tenang di pangkuan ibunya, setenang itulah hatiku.
Berharaplah kepada TUHAN, hai umat-Nya, sekarang dan selama-lamanya.
Di dunia yang semakin canggih dan modern ini, hati yang tenang adalah barang yang begitu mahal. Tergolong salah satu hal langka dalam dunia ini. Mengapa bisa demikian? Karena ketenangan hati tidak bisa didapatkan dari dunia yang semakin gaduh, riuh dan ricuh. Namun hari ini Firman Tuhan mengatakan kepada kita bahwa ternyata kunci ketenangan hati adalah : berharap pada Tuhan. Ketenangan hati dari orang yang berharap pada Tuhan adalah seperti seorang bayi yang telah minum susu dan berbaring dipangkuan ibunya. Ketenangan seperti ini menggambarkan ketenangan yang bersumber dari kedekatan seorang anak pada ibunya. Seperti itulah gambaran ketenangan karena perasaan aman, tenang dan nyaman berada di dekat Tuhan. Dengan demikian, dunia boleh gonjang ganjing dengan semua permasalahan yang menghantam hidup kita ,tetapi orang yang beriman akan tetap bisa merasakan ketenangan dengan Tuhan karena ia dekat dengan Tuhan. Perasaan itulah yang membuatnya dapat terus berharap pada Tuhan. Berharap pada Tuhan adalah peraaan aman dan nyaman berada dekat denganNya. Karena itulah kita dapat aelakh percaya dan berharap padaNya. Pandanglah IA selalu sebagai satu-satunya Pribadi yang menjamin rasa aman, tenang dan nyaman dalam hidup kita. Berharaplah padaNya yang menjadi sumber dari ketenangan hidup kita.
DOA PAGI:
Ya , Allah Sumber Tenang hidupku, dunia dan segala isinya mungkin saja bisa menghantam hidupku, namun aku pervaya padaMu yang menjamin ketenangan dan keamanan hidupku. Amin
Pdt Keshia H.S