KEGEMBIRAAN HIDUP
Pengkhotbah 5:20 (BIMK)
"Allah memenuhi hati orang itu dengan kegembiraan, maka ia tidak cemas memikirkan tentang pendeknya hidup ini"
Di tengah dunia yang saat ini penuh dengan kekhawatiran, rasanya kegembiraan menjadi barang langka. Kekhawatiran tentang harta, kesehatan, pekerjaan, keluarga dll merampas kegembiraan hidup kita hari ini dan saat ini. Padahal hidup, kata pengkhotbah yang kita baca hari ini, begitu pendek. Maka sejatinya sia-sialah kekhawatiran temyang hidup ini. Nah oleh karena itu pengkhotbah mengajak kita untuk bergembira. Namun bagaimana caranya? Caranya adalah mintalah dan mendekatlah kepada SUMBER KEGEMBIRAAN itu sendiri, yaiti: Allah. Karena hanya Allah yang dapat memenuhi hati kita dengan kegembiraan. Kegembiraan yang datang dari Allah adalah kegembiraan yang memenuhi hati. Kegembiraan yang sifatnya menetap, tak mudah hilang. Mengapa bisa demikian? Karena kegembiraan dari Allah membuat kita menikmati hidup ini baik suka maupun duka. Kegembiraan dari Allah bukanlah ketiadaan kesusahan dan pergumulan. Kegembiraan dari Allah membuat kita menikmati hidup ini, apa adanya. Dengan menikmati semua fase hidup, kita akan merasakan kegembiraan Ilahi yang tinggal tetap di hati kita. Menikmati bekeeja keras, menikmati istirahat, menikmati lapar ,menikmati kenyang, semua dinikmati dan disyukuri. Selamat bergembira hari ini!
Doa pagi:
Ya Allah Sumber Gembiraku, penuhilah hatiku dengan kegembiraan yang selalh berasal dari padaMu. Amin.
Pdt Keshia H.S