LARI atau MENDEKAT
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
Sabtu, 2 Mei 2026
YEREMIA 26:20-24
LARI atau MENDEKAT
Pernahkah Saudara merasa takut sampai ingin menghindar ? Bukan karena Saudara tidak tahu jalan yang benar … tapi karena Saudara takut dengan konsekuensi yang ada di depan jalan itu.
Dalam kitab Yeremia 26:20–24 yang tadi sudah kita baca, ada seorang nabi bernama Uria. Dia melakukan hal yang benar yaitu menyampaikan firman Tuhan, tetapi ketika ancaman datang … dia takut dan lari.
Secara manusia, itu sangat bisa dipahami dan dimengerti. Takut ditolak, takut disalahpahami, takut disakiti. Seringkali tanpa sadar … kita pun berlaku demikin. Kita tahu harus berlaku jujur, tapi karena konsekuensinya besar dan menakutkan, kita memilih diam. Kita tahu harus tetap percaya sebab ada pertolongan Tuhan, tapi kita malah menjauhi Tuhan. Rasa takut, kuatir … bisa membuat kita lari dari kehendak Tuhan.
Lain halnya dengan Yeremia. Dia juga menghadapi situasi dan ancaman yang sama. Tapi menariknya, Yeremia tidak lari. Dia tetap berdiri dan teguh menyampaikan kebenaran. Saya yakin Yeremia juga takut, tapi dia tidak membiarkan rasa takut itu menguasai pikiran dan langkahnya.
Saudara yang terkasih, rasa takut dan kuatir itu manusiawi, tapi keputusan kita untuk lari atau bertahan itu pilihan. Kita bisa lari menjauh dari Tuhan atau lari mendekat kepada Tuhan.
Mengikut Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah … tetapi berarti kita tidak sendirian di tengah masalah. Sebab ada Tuhan yang akan selalu menemani dan menguatkan kita.
Menariknya, dalam cerita ini Tuhan memakai seseorang bernama Ahikam bin Safan untuk melindungi Yeremia. Saat kita tetap setia dan bertahan, Tuhan tahu bagaimana menjaga kita bahkan lewat hal tak terduga sekalipun.
Apa yang sedang Saudara hindari dan takutkan ? Ingat takut itu wajar, boleh dan sah saja, tetapi jangan sampai takut membuatmu lari menjauh dari Tuhan. Pastikan lari ke pada Tuhan yang benar. Bukan menjauh daripada-Nya … tetapi justru mendekat kepada-Nya. Amin
Pokok Doa :
1. Untuk pertumbuhan iman jemaat GKI Coyudan
2. Untuk hikmat dan rahmat Tuha bagi kehidupan berkeluarga
3. Untuk berkat dan limpah syukur bagi jemaat.
Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi