JANGAN LUPAKAN TUHAN
Hosea 8:11-14
”Israel telah melupakan Pembuatnya dan telah mendirikan istana-istana; Yehuda telah memperbanyak kota-kota yang berkubu; tetapi Aku akan melepas api ke dalam kota-kota mereka, sehingga puri mereka dimakan habis.” (Hosea.8:11-14)
Membaca teks firman Tuhan hari ini membuat kita merenung apakah kita benar-benar telah mengasihi Allah dengan kesungguhan hati, atau sebenarnya kita telah “menduakan” Allah? Menduakan artinya kita hanya memanfaatkan Allah untuk kepentingan kita sendiri dan kemudian melupakan bahkan mengkhianati-Nya, karena ternyata kita lebih mencintai kekayaan dan kenikmatan dunia dibandingkan hidup menuruti Firman-Nya.
Seperti sepasang kekasih yang sedang berangkulan menunjukkan cinta mereka, tetapi ternyata tangan salah satu pasangan tersebut sedang menggenggam tangan orang lain yang menjadi selingkuhannya. Betapa perselingkuhan itu menyakitkan bagi kekasihnya?
Demikian pula Israel yang mengatakan kepada Tuhan, “Aku mengasihi Engkau”, namun pada saat yang sama Israel berselingkuh dengan ilah lain dan melakukan tindakan kejahatan. Israel mengabaikan pengajaran dan perintah Tuhan dengan cara berbuat semau mereka sendiri. Mereka melakukan ibadah secara lahiriah seolah bertobat, namun sesungguhnya hati mereka menjijikkan dan tidak mau taat kepada Allah.
Umat Israel telah diberkati Tuhan dengan berlimpah, namun mereka memperbanyak mezbah dan mencintai korban sembelihan, dan tidak mau mengikuti ajaran Tuhan, sehingga Tuhan tidak berkenan kepada mereka. Israel mendirikan istana-istana, memperbanyak kota-kota yang berkubu, tetapi mereka melupakan Tuhan. Oleh karena itulah akhirnya Israel mendapat hukuman dari Tuhan. Tuhan melepaskan api ke dalam kota-kota mereka hingga puri mereka habis dimakan api.
Sebagai umat yang telah diberkati Tuhan, bahkan yang telah diselamatkan melalui pengurbanan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib, jangan sekali-kali kita meninggalkan Tuhan. Taat dan setia mengikuti firman-Nya akan membuat hidup kita damai dan sukacita. Berserah penuh kepada Tuhan dan terus memuliakan Dia akan membuat hati kita penuh dengan ucapan syukur.
Namun jika yang kita lakukan sebaliknya, hidup hanya mengikuti kemauan diri sendiri, melakukan perbuatan jahat dan jauh dari perkenan Allah, tidak mau bertobat, maka kita tidak jauh dari murka Allah. Allah hanya berkenan kepada orang yang setia dan taat melakukan perintah-Nya, bukan pada orang yang tampaknya saleh dan rajin beribadah, namun hatinya kotor dengan kejahatan.
Oleh karena itu marilah kita hidup dalam perkenan Allah. Hidup dalam ketaatan penuh kepada firman Allah dan tidak melupakan Allah sehingga kita menjadi anak-anak Allah yang benar-benar berkenan kepada-Nya. Amin.
Pokok Doa:
1. Pelaksanaan Ibadah Syukur ulang tahun ke-63 BAGKS hari Rabu besok.
2. Jemaat yang sedang bergumul karena sakit, pekerjaan, masalah keluarga, dll.