JALAN MANA YANG KAU PILIH

  •  Lydia Kwa She Ing
  •  

RENUNGAN WARTA  GKI COYUDAN

MINGGU, 16 MARET 2025

JALAN MANA YANG KAU PILIH

Kejadian 45: 4-5



Berliku-liku kehidupan ini. Jalan mana yang harus kulalui

Rintangan dan cobaan s’lalu membayangi. Bila kuingin datang pada Mu

Kulayangkan pandang di awan-awan. Sejenak anganku bertanya-tanya

Dapatkah hati ini bagaikan pelangi. Setiap saat pancarkan damai


Tuhan berikanlah kuasaMu. Jadikan aku pelangiMu

Kelak kan dapat menerangi. Kegelapan Bumi

Tuhan peganglah tanganku ini. Bila mendaki bukit terjal

Janganlah diombang-ambingkan. Iman percayaku

Karna kasihMu Tuhan. Aku diselamatkan

Karna KasihMu Tuhan. Ada pengampunan


Yusuf tokoh dalam bacaan kita hari ini memiliki kehidupan yang berliku-liku dan berat. Dimulai dari anak yang sangat disayangi ayahnya lebih dari saudara-saudaranya dan dibuatkan jubah yang sangat indah sehingga menimbulkan iri hati saudara-saudaranya, karena itu mereka membuang Yusuf kedalam sumur, menjual kepada saudagar Midian, kemudian Yusuf dijual lagi kepada Potifar dan menjadi pelayannya, difitnah istri Potifar sehingga dipenjara selama beberapa tahun sampai akhirnya menjadi pemegang kuasa di Mesir karena dapat mengartikan mimpi raja Firaun. Jika kita membaca secara lengkap dari Kejadian pasal 37 – 45, kita akan memahami bagaimana perjalanan panjang Yusuf yang dipersiapkan Tuhan untuk menyelamatkan keluarganya dari bencana kelaparan yang sangat panjang termasuk saudara-saudaranya yang dulu membenci dan membuatnya menderita dan bahkan Yusuf mampu mengampuni mereka.


Dari tokoh Yusuf dalam bacaan dan lagu pujian kita hari ini, mari kita merefleksikan diri :

  1. Dapatkah kita memiliki iman seperti Yusuf yang melalui jalan hidup yang berliku-liku dan berat namun tetap dapat menjalani setiap tahapan kehidupan dengan baik dan pada akhirnya menghasilkan buah dan menjadi berkat bagi banyak orang?

  2. Ketika kita diperhadapkan dengan jalan hidup yang sulit dan berliku-liku, mana yang kita pilih: mengandalkan kekuatan sendiri dan memilih jalan yang mudah atau bertahan menjalani hidup dengan pimpinan dan pertolongan Tuhan sehingga kita dapat melaluinya dengan baik dan benar sesuai kehendakNya?

  3. Apakah kita bisa bertahan dalam iman kepada Kristus ketika hidup memberikan begitu banyak kesulitan, tetap taat dan setia dalam pengharapan kepadaNya sampai pada akhirnya?


Semoga Roh Kudus menolong kita untuk mampu menjalani hidup yang seturut dengan kehendakNya. (Pnt. Lydia Kwa She Ing)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.