DIKARUNIAKAN
Renungan Harian GKI Coyudan Solo
Senin, 31 Maret 2025
Wahyu 19:8
DIKARUNIAKAN
Tidak sedikit orang yang merasa diri sudah baik dan sudah hidup benar karena hasil usahanya dalam berbagai kegiatan ke-rohani-an yang mereka kerjakan. Padahal aktivitas ibadah, doa, dan berbagai ritual keagamaan itu bukanlah alat untuk merasa diri benar, tetapi ritual keagamaan itu sesungguhnya adalah alat kita untuk belajar dan memperlengkapi diri untuk menjadi umat Tuhan; dan hidup benar adalah pemberian dari Tuhan.
Sepenggal bacaan dari kitab Wahyu 19:8 dengan tegas menggunakan kata, ”Dan kepadanya dikaruniakan ...”, yang berarti bahwa segala perbuatan baik yang dikerjakan umat Tuhan sesungguhnya adalah dikaruniakan Tuhan kepada umat. Jadi, bukan semata-mata hasil usaha umat, tetapi tuntunan Tuhan yang memampukan umat untuk ”mengenakan” perbuatan-perbuatan benar itu.
Pemahaman ini sesungguhnya menutup ruang kesombongan rohani bagi setiap orang percaya. Sebab tidak ada satupun perbuatan benar yang kita lakukan itu semata-mata berasal dari kekuatan dan kemampuan diri kita sendiri ! Semuanya berasal dari Tuhan, dikaruniakan Tuhan kepada kita yang percaya dan hidup dalam tuntunan Roh Kudus.
Karena itu, sebagai umat Tuhan, selayaknya kita bersyukur atas setiap perbuatan benar yang dikaruniakan Tuhan kepada kita; itulah perhiasan kita di hadapan Tuhan. Amin.
Pokok Doa :
1. Untuk masa liburan anak (agar dapat menggunakan waktu dengan bijaksana).
2. Untuk kesehatan dan perkembangan mental anak dan orangtua.
Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi