BERHARGA DI MATA-NYA

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN 

RABU, 1 JANUARI 2025


BERHARGA DI MATA-NYA

MAZMUR 8:2-9


Manusia menghargai orang lain  kerap hanya katena apa yang ada pada orang tersebut, gelar apa yang melekat pada diri seseorang, jabatan apa yang dimiliki seseorang. Bagi mereka memiliki semuanya, maka orang akan sangat menghargainya. Namun sebaliknya, kepada mereka yang tidak memiliki semuanya, orang akan memandang rendah, hina dan tak berharga. 


Mazmur 8:5-6 mengatakan:" Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 

 Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. " 


Manusia dihadapan Sang Pencipta, sesungguhnya tidak ada artinya apa-apa. Manusia dihadapan Allah yang menjadikan segala sesuatu, sesungguhnya bukanlah apa-apa, terlalu kecil. 

Namun, Allah membuat manusia menjadi begitu berharga, begitu berarti. Allah memahkotai manusia dengan kemuliaan dan hormat. Manusia menjadi berharga oleh karena Allah, tanpa Allah, manusia tidak berarti apapun. Manusia dijadikan oleh Allah segambar dan serupa dengan diri-Nya. 


Dari bagian ini, setiap orang belajar untuk mensyukuri keberadaan dirinya dan keberadaan sesamanya. Seperti apapun keberadaan dirinya, Allah memandang berharga. 

Dengan demikian maka setiap orang akan berjuang untuk menjaga hidupnya dengan segala yang dipikirkan, dikatakan dan diperbuat. Manusia tidak akan melakukan hal- hal yang cemar, tetapi perkara- perkara yang mulia. 

Manusia memiliki rasa percaya diri, bukan menjadi rendah diri. 

Setiap orang belajar untuk menghargai orang lain bukan karena apa yang dipunyainya, gelar dan jabatan yang melekat pada seseorang, tetapi karena Allah. 


Kita masuki Tahun Baru 2025 dengan penuh syukur karena Allah memandang kita berharga, dan Allah memahkotai kita dengan kemuliaan dan hormat. 


Selamat Tahun Baru 2025

Tuhan Yesus senantiasa memberkati ????????


Pokok Doa : 

1.Pergumulan jemaat: sakit, berduka, ekonomi, relasi, pendidikan

2.Bangsa & negara

3.Gereja dalam mengerjakan panggilannya 


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.