BELAJAR KETETAPAN TUHAN DALAM PENDERITAAN
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
JUMAT 5 DESEMBER 2025
BELAJAR KETETAPAN TUHAN DALAM PENDERITAAN
Mazmur 119:71 (TB) Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.
Di dunia ini, tidak ada manusia yang ingin hidupnya menderita. Namun sayangnya, penderitaan dan juga kebahagiaan adalah hal yang akan selalu selalu ada dalam hidup ini. Kebahagiaan adalah dambaan setiap manusia. Tak jarang kebahagiaan menjadi tujuan hidup manusia. Akan tetapi, dalam proses perjalanan hidup, Tuhan justru mengubah cara kita berpikir. Bahwa bagi Tuhan, yang terpenting adalah bukan tentang kebahagiaan tetapi ketaatan kita padaNya. Tuhan kerap memakai penderitaan dan pergumulan menjadi salah satu alat yang efektif agar membuat kita hidup dalam pertobatan dan ketaatan. Inilah yang juga diimani oleh pemazmur. Dalam penderitaan yang sedang ia alami saat itu, ia memilih untuk tidak tenggelam dalam kepahitan. Penderitaan pemazmur justru ia hayati sebagi sebuah pembelajaran yang baik dari Tuhan supaya ia justru semakin memahami dan mentaati ketetapan Tuhan. Sebuah cara pandang yang tidak biasa dan cenderung sulit bukan? Mungkin iya, tetapi justru inilah keindahan hidup melalui sabda Tuhan. Apa yang dunia dan manusia anggap tidak mungkin. Sangat mungkin bagi Allah. Dengan menerima pergumulan dan penderitaan sebagai bagian hidup yang diijinkan Tuhan terjadi, kita akan mampu bertumbuh lewat penderitaan. Tanah paling subur dari pertumbuhan iman , adalah tanah penderitaan serta pergumulan. Tentu hal ini akan dapat kita alami dan pahami jika kita sungguh percaya dan berserah kepada Allah. Mari terus bertumbuh sekalipun dalam pergumulan, IA pasti akan membuat kita semakin taat dan mencintaiNya dengan sepenuh hati serta seluruh pengalaman kita.
Doa pagi:
Ya Tuhan ajar aku untuk memiliki kerendahan hati supaya aku belajar ketetapanmu dalam pergumulanku hari ini. Amin"
Pdt Keshia H.S