ALLAH BEBAS MEMBERI ROH-NYA

  •  Anthon Karundeng
  •  

 

Bilangan 11 : 24 - 30

Hari minggu kemarin kita telah memperingati dan merayakan Hari Pentakosta atau Hari Pencurahan Roh Kudus yang terjadi kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri yang dianugerahkan-Nya kepada manusia. Karena Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri, maka kita harus memahami bahwa Roh Kudus itu tidak dibatasi oleh waktu karena Ia kekal.

Dibacaan kita hari ini, diberitakan tentang Roh Allah yang "hinggap pada Musa dan kepada tua tua bangsa Israel". Dikatakan : "Lalu turunlah Tuhan dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi setelah itu tidak lagi".(25).

Sebelumnya Tuhan Allah menyuruh Musa mengumpulkan tua tua di Kemah Pertemuan (16). Ketujuh puluh tua-tua itu akan membantu Musa memikul tanggung jawab atas bangsa Israel (17). Allah memberikan kepada Musa tujuh puluh tua-tua sebagai rekan kerja dalam pelayanan. Tujuannya agar Musa sebagai pemimpin Israel, bisa berbagi beban dengan mereka. Beban ini sama sekali tidak ringan, oleh sebab itu Allah memberikan Roh-Nya atas mereka, sama seperti kepada Musa.

Kemudian Allah memberikan-Nya kepada Eldad dan Medad (28). Tetapi Yosua bin Nun tidak suka, karena itu ia berusaha mengingatkan Musa untuk mencegah Eldad dan Medad.(28). Mereka berdua adalah orang yang tercatat, namun tidak hadir di Kemah. Tetapi Musa menjawab bahwa Tuhan Allah adalah pemimpin Israel yang sejati (29). Ia berdaulat dan kuasa-Nya tidak dibatasi oleh standar manusia. Oleh karena itu Allah bebas memberikan Roh-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Jawaban Musa ini menjadi peringatan bagi kita untuk tidak membatasi kehendak Allah. Allah berkuasa atas semesta, termasuk atas umat-Nya. Allah bebas memberikan Roh-Nya kepada yang Ia kehendaki. Demikian juga kita sebagai orang percaya tidak hidup dan berkarya sendiri, tetapi Tuhan memberikan rekan2 sekerja bagi kita. Siapapun dan di manapun kita sebagai orang percaya berada, kita diutus untuk hidup bersama. Tuhan menganugerahkan Roh-Nya untuk kita mampu berkarya bagi-Nya. Kita tidak bisa membatasi Allah melakukan kehendak-Nya, berhak pun tidak. Sebaliknya, mengikuti kehendak-Nya adalah kewajiban kita. Amin.

Doa Pribadi :
- Berdoa untuk pemerintah. Lembaga2 sosial.
- Berdoa untuk gereja2. Berdoa untuk acara HUT ke 63 BAGKS tgl 14 Juni 2023.
- Berdoa untuk pelayanan GKI Coyudan.

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.