AKTIF MERESPON JANJI TUHAN
Yosua 1 : 1 - 11
Ada 2 orang bersaudara yang telah dewasa diperintah oleh ayah mereka untuk menggarap sawah. Keduanya berkata siap melakukan apa yang diperintahkan ayah mereka. Ketika itu musim kemarau. Sementara menunggu turun hujan, sang adik tekun bekerja menggarap lahan; membersihkan dan menggemburkannya. Sementara sang kakak tidak berbuat apa2. Dia hanya menanti di rumah menunggu hujan datang. Pada akhirnya, ketika hujan datang sang adik telah siap untuk menanam, sedang sang kakak baru mau berpikir akan melakukan apa untuk memenuhi perintah ayahnya.
Bacaan kita hari ini memberitakan bahwa Allah menunjuk dan memerintahkan Yosua untuk memimpin orang Israel sepeninggal Musa memasuki tanah Perjanjian. Setiap tempat yang diinjak kaki Yosua akan Allah berikan kepada bangsa itu (3). Juga kepada Yosua, Allah berjanji untuk menyertainya. Sama seperti Allah menyertai Musa, demikian juga terhadap Yosua sehingga tidak ada yang dapat mengalahkannya. "Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seimur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau"(5). Syaratnya supaya berhasil adalah menguatkan dan meneguhkan hati, tidak boleh tawar hati, harus lurus. Janji itu tidak berarti Yosua dan bangsanya itu hanya berpangku tangan. Allah menuntut respon mereka dalam tindakan nyata. Allah meminta Yosua untuk meyakini penyertaan-Nya dan dengan berani memimpin bangsa itu. Karena ini sangat penting, Allah mengulangi perintah ini sebanyak dua kali (7-9). Berikutnya, agar Yosua sebagai pemimpin memelihara hukum Taurat. Mereka harus membaca, merenungkan Firman Allah siang maupun malam dan menerapkan dalam segala tindakan (7-8). Bertindak hati2 dan tidak boleh menyimpang ke kanan atau ke kiri.
Acap kali kita berhenti pada mendengar janji Allah itu saja. Kita terima dan berdiam diri dan tidak melakukan apa2. Kita lupa bahwa dalam janji itu, ada kehendak Allah yang harus dilaksanakan. Ketika Allah berjanji untuk memberkati, Dia mau juga supaya kita bekerja, dan dalam semua itu Ia berjanji untuk menyertai. Dia mau supaya kita menghidupi Firman-Nya dan tidak menyimpang. Ketika Allah sudah berjanji, maka Dia akan menggenapinya. Oleh karena itu, Dia ingin kita mengambil langkah iman seperti sang adik dalam cerita diawal renungan ini, yang terus menggarap lahannya karena ia yakin suatu saat hujan akan turun. Aktiflah merespon perintah Tuhan.
Doa Pribadi :
- Berdoa untuk pemerintah dan bangsa kita.
- Berdoa untuk orang2 sakit.
- Berdoa untuk persiapan Jemaat untuk mengikuti Perjamuan Kudus yad.