YESUS UNTUK SEMUA

  •  Anthon Karundeng
  •  

Bacaan: Lukas 5 : 27 - 32

Karena kasih Allah kepada dunia yang berdosa ini, Tuhan Yesus datang untuk menyelamatkannya. Itu berarti Tuhan Yesus datang bukan hanya untuk orang2 tertentu saja, tapi untuk semua orang karena semua orang berdosa.

Bacaan Firman Tuhan hari ini memberitakan tentang Lewi mengikut Yesus. Lewi adalah seorang pemungut cukai. Pemungut cukai adalah orang yang paling berdosa dan paling dibenci masyarakat Yahudi pada zaman itu. Dikatakan bahwa : "Yesus melihat dan memanggil Lewi yang sedang berada dikantornya, "sedang duduk di rumah cukai" dan berkata : Ikutlah Aku"
Alkitab mencatat, saat itu juga, dia meninggalkan segala sesuatu dan mengikut-Nya.

Peristiwa itu sangat berarti bagi Lewi, sehingga ia sangat mensyukurinya. Ia kemudian mengadakan pesta (perjamuan besar) untuk Yesus. Ia mengundang banyak orang. Diantara para undangan, hadir para ahli Taurat dan orang Farisi. Tapi kemudian  mereka ber-sungut2 karena Yesus dan para murid makan bersama pemungut cukai dan orang berdosa.

Dari kisah ini, kita menemukan sebuah kontras. Lewi yang dianggap berdosa menemukan Tuhan. Sebaliknya ahli Taurat dan orang Farisi yg menganggap diri saleh tidak. Bagaimana mungkin penjahat bisa mendapatkan Tuhan, sementara orang yang hidup untuk menaati perintah-Nya tidak?. Orang yang merasa pantas, justeru tidak pantas. Orang yang merasa tahu Tuhan, justeru tidak mengenal-Nya.

Perlu diingat bahwa ketika Yesus menerima Lewi, itu bukan berarti Tuhan menyetujui semua kejahatannya. Namun, apa yang ingin Alkitab katakan adalah dosa seseorang tidak menghalangi kasih-Nya. Karena tujuan Yesus datang ke dunia dalam wujud manusia, yaitu untuk mencari dan menebus orang berdosa.

Lewi tahu dia tidak pantas dihadapan Tuhan. Namun Tuhan melihat bahwa Lewi membutuhkan Dia. *"Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit"*(31). Bukan orang yang merasa diri benar yang memerlukan Tuhan, tetapi orang yang berdosa.

Mari kita mawas diri. Ketika kita merasa diri benar dihadapan Tuhan, justeru itulah yang menghalangi kita dekat dengan-Nya. Mari kita hidup dalam kerendahan hati karena hanya oleh anugerah kita diselamatkan. Amin.

Doa Pribadi:

  1. Berdoa untuk yang sedang sakit dan yang sedang berdukacita.
  2. Berdoa untuk gereja dan pelayanannya.
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.