YESUS SANG FIRMAN ALLAH

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Renungan harian GKI Coyudan Solo

Senin, 9 Desember 2024


Yesaya 40:6-8

YESUS SANG FIRMAN ALLAH


Betapa banyak orang-orang di masa sekarang keliru dalam memberitakan panggilan pertobatan :

a. Ada yang dengan menyampaikan ”rasa takut” dan ”kengerian neraka" agar orang takut berbuat jahat lalu bertobat untuk melakukan yang baik. Akibatnya, tidak sedikit orang Kristen yang berbuat kebaikan hanya demi dirinya sendiri, keselamatan diri. 


b. Ada yang dengan menyampaikan ”iming-iming” akan berkat Tuhan jika seorang mau bertobat dan mengikut jalan Tuhan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang memandang bahwa kekayaan dan kesuksesan adalah bentuk pertumbuhan di dalam Tuhan dan perkenanan Tuhan ! 


c. Ada yang dengan menyampaikan ”ajaran tentang kasih” sebagai satu-satunya patokan dan yang terutama dalam kehidupan pertobatan. Akibatnya ”Keselamatan” menjadi sesuatu yang ”murahan” di mata banyak orang, sehingga tidak perlu bagi seseorang hidup mengikut Yesus lagi. 


Padahal pertobatan tidak hanya bicara tentang melakukan tindakan kasih, tetapi ”KASIH yang benar”; KASIH yang berani memilih yang benar, suci dan tidak bercela, dan menolak perbuatan yang jahat di mata Tuhan.


Yesaya memberikan cara pandang yang berbeda tentang berita pertobatan yang harus disampaikan kepada umat, yaitu pertobatan hati yang menyadari bahwa :

1. Manusia seperti rumput dan semaraknya seperti bunga, seberapapun megahnya kehidupan, banyaknya pengetahuan, hebatnya perbuatan manusia hanyalah sementara dan tidak sempurna. Semua akan menjadi kering dan layu.


2. Hanya firman Allah yang tetap untuk selama-lamanya ! Yang berarti bahwa pertobatan hidup itu diberitakan melalui kehidupan yang berada di dalam kebenaran firman Allah.


Sebab perbuatan baik, kesuksesan, kekayaan, kemakmuran, dan kehidupan dalam kasih sekalipun … tidak dapat menyelamatkan orang yang memilikinya, sebab keselamatan hanya berada di dalam Tuhan Yesus Kristus, Sang Kebenaran Firman Allah itu sendiri. 


Karena itu, tinggallah tetap dalam Kristus, yang telah mati di kayu salib menggantikan kematian kita, dan telah bangkit dari kematian menjamin keselamatan jiwa kita. Beritakan panggilan pertobatan dengan melalui kehidupan kita di dalam kepenuhan akan Tuhan Yesus Kristus. Amin.


Pokok Doa :

1. Untuk kesehatan para pendeta dan para pengerja gereja, para aktivis dan seluruh anggota jemaat dan simpatisan GKI Coyudan Solo.

2. Untuk semangat dan sukacita para pelayanan ibadah rangkaian Adven-Natal 2024.

3. Untuk kesatuan hati seluruh jemaat dan simpatisan GKI Coyudan dalam membangun komunitas sebagai tubuh Kristus.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.