WASPADA #1

  •  Gerald Raynhart Stephen
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Jumat, 16 Agustus 2024

Bacaan: Roma 16:17-20


Waspada


Waspada atau berhati-hati adalah satu hal yang sering sekali kita lakukan ketika kita sedang bepergian. Mengapa perlu berhati-hati? Agar kita dapat selamat sampai tujuan. Jadi tentu saja untuk mendapatkan keselamatan kita perlu berhati-hati atau waspada. Lalu bagaimana berhati-hati dan waspada tersebut?


Dalam perikop yang kita baca Paulus menulis kata-kata penutup untuk suratnya kepada jemaat di Roma. Selain pesan-pesan perpisahan dan juga titipan salam, rasul Paulus memberikan sebuah nasehat terakhirnya. Menarik sekali mengapa Paulus meletakkan nasehat ini di bagian akhir dari suratnya. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan oleh rasul Paulus ini memiliki makna pengutusan dan nasehat terakhir; seperti seorang ibu yang akan ditinggalkan pergi oleh anaknya dan berkata "hati-hati di jalan."


Apa yang diungkapkan oleh rasul Paulus juga adalah sebuah nasehat yang begitu penting untuk jemaat. Yaitu tentang kewaspadaan ajaran-ajaran sesat yang menimbulkan perpecahan di antara jemaat. Tetapi yang paling perlu untuk di soroti adalah kata "waspada" dari rasul Paulus. Dalam bahasa aslinya waspada di sini dapat diartikan "menandai sesuatu" yang artinya perlu memeprhatikan dengan baik, siapa-siapa dan apa-apa saja yang dapat menimbulkan perpecahan. 


Setelah itu rasul Paulus juga tetap mengingatkan jemaat bahwa hanya kuasa Allah lah yang mampu menghancurkan Iblis. Sekalipun dikatakan di bawah kaki kita, tetapi itu hanyalah kuasa Allah saja. Jadi penting sekali bagi jemaat untuk mengandalkan kuasa Allah juga dalam menjalani keseharian mereka.


Waspada dan berhati-hati di jalan dapat juga kita artikan bahwa kita harus selalu siaga dan fokus. Demikian juga apa yang rasul Paulus sampaikan kepada jemaat di Roma, yaitu tetap waspada sampai kapanpun terhadap ajaran-ajaran sesat yang bertentangan dan memicu perpecahan dalam jemaat. Sama halnya dengan kita sekalian, dalam menjalani hidup harus terus waspada supaya kita dapat hidup berhati-hati dengan memperhatikan godaan-godaan si jahat. Tetapi jangan lupakan bahwa kuasa untuk menghancurkan si jahat atau iblis itu ada pada Allah saja. Sehingga tetap andalkan Allah, sambil terus waspada dan berhati-hati terhadap ajaran-ajaran sesat tersebut.


Pokok Doa:

1. Pergumulan studi dan pekerjaan remaja-pemuda GKI Coyudan

2. Persiapan HUT GKI Coyudan

3. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia


Gerald Raynhart Stephen

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.