HAL SEDERHANA YANG TUHAN MINTA

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Selasa, 16 Juni 2026


Hal Sederhana yang Tuhan Minta

Mikha 6:8

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN daripadamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”


Pernahkah kita merasa bahwa hidup beriman itu rumit? Seolah-olah kita harus melakukan hal-hal besar agar dianggap berkenan di hadapan Tuhan. Padahal, melalui Mikha 6:8, Tuhan justru menyederhanakan apa yang Ia kehendaki.


Tuhan tidak pertama-tama meminta kita menjadi orang yang terkenal, paling aktif, atau paling hebat. Tuhan meminta tiga hal yang dapat dilakukan setiap hari.


Berlaku adil, artinya memperlakukan orang lain dengan benar dan jujur. Di rumah, di tempat kerja, di sekolah, atau di gereja, kita diajak untuk tidak memihak, tidak memanfaatkan orang lain, dan berani melakukan yang benar meskipun tidak mudah.


Mencintai kesetiaan, berarti tidak sekadar melakukan kebaikan karena kewajiban, tetapi memiliki hati yang penuh kasih dan setia kepada sesama. Kita belajar menjadi pribadi yang dapat dipercaya, tidak mudah mengingkari janji, dan tetap mengasihi sekalipun tidak selalu dihargai.


Hidup dengan rendah hati di hadapan Allah, berarti menyadari bahwa kita membutuhkan Tuhan setiap hari. Kerendahan hati membuat kita berhenti mengandalkan kekuatan sendiri dan mau dibentuk oleh-Nya.


Sering kali kita mencari hal-hal besar untuk dilakukan bagi Tuhan, padahal Tuhan hadir dalam keputusan-keputusan kecil yang kita ambil setiap hari: memilih jujur daripada berbohong, memilih mengampuni daripada menyimpan dendam, dan memilih mendengarkan Tuhan daripada meninggikan diri sendiri.


Hari ini, jangan bertanya, “Apa hal besar yang harus aku lakukan untuk Tuhan?” Tetapi tanyakanlah, “Bagaimana aku bisa hidup adil, setia, dan rendah hati hari ini?”


Doa:

Tuhan, ajarku menjalani hidup yang sederhana tetapi berkenan di hadapan-Mu. Tolong aku untuk berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati setiap hari. Bentuklah setiap perkataan, sikap, dan tindakanku agar menjadi kesaksian yang memuliakan nama-Mu. Amin.


Pdt Daniel KG

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.