WAKTU TINGGAL SEDIKIT
Renungan Harian GKI Coyudan
Rabu, 18 September 2024
Bacaan: Yohanes 7:33-34
======================
WAKTU TINGGAL SEDIKIT
33 Maka kata Yesus: "Tinggal sedikit waktu saja Aku ada bersama kamu dan sesudah itu Aku akan pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku.
34 Kamu akan mencari Aku, tetapi tidak akan bertemu dengan Aku, sebab kamu tidak dapat datang ke tempat di mana Aku berada."
Saudara-saudara kekasih, pelayanan Yesus relatif singkat. Hanya sekitar tiga setengah tahun. la menggunakan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Setiap waktu digunakan untuk memberitakan tentang kuasa dan kasih Allah melalui pengajaran, percakapan, mujizat dan tindakan lainnya. Waktu yang la miliki begitu singkat. Apalagi di saat menjelang kematian-Nya. la semakin gencar memberitakan Kerajaan Allah, melayani supaya banyak orang bertobat, percaya dan diselamatkan. Karena itu Yesus menyampaikan pernyataan: "Tinggal sedikit waktu saja Aku ada bersama kamu dan sesudah itu Aku akan pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku"(ay.33).
Amat disayangkan karena orang-orang Yahudi yang mendengar-Nya tidak tahu apa yang Yesus maksudkan. Waktu yang sedikit itu mestinya dimanfaatkan untuk bertobat dan percaya kepada Yesus. Tetapi yang mereka lakukan justru mempertanyakan tentang kuasaNya, asalNya, pengajaranNya dan tentang ke mana Yesus akan pergi. Pikiran yang negatif membuat hati tertutup untuk melihat kebenaran pada diri Yesus dan Mujisat yang di kerjakan Yesus.
Saudara-saudara kekasih, janganlah kita menyia-nyiakan waktu untuk memikirkan berita hoax, cerita palsu, dan hal-hal yang tidak membangun iman. Alkitab berisi Firman Tuhan yang memuat kebenaran hakiki. Waktu hidup kita di dunia ini tinggal sedikit karenanya perteguh iman dan makin giat melakukan perbuatan-perbuatan yang memuliakan Allah. Sebab Yesus yang mati dan bangkit itu telah menjadi Tuhan dan Juruselamat dunia sekarang dan untuk selama-lamanya.
Pokok Doa
=========
1. Untuk penatalayanan gereja.
2. Untuk semua pergumulan jemaat.
3. Untuk jemaat yang berulang tahun.
Johanis Melsasail