TUNDUK DAN SETIA PADA KRISTUS
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN SOLO
Selasa, 26 November 2024
TUNDUK DAN SETIA PADA KRISTUS
Wahyu 11:15-19
”Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam surga, katanya, “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai Raja sampai selama-lamanya.” (ay.15)
Kesabaran saat kita menghadapi kenyataan di dunia ini, dan tetap bertahan dalam iman kepada Kristus walaupun godaan terus menerpa, pada saatnya akan menghasilkan buah yang indah. Harus diakui bahwa saat kita masih hidup di dunia ini, maka kita tidak bisa terlepas dari penderitaan.
Penderitaan yang telah ada sejak manusia jatuh dalam dosa akan terus ada dalam kehidupan manusia. Selama hati kita masih terikat dengan dosa, maka penderitaan itu akan dirasakan sebagai beban yang sangat berat dan seolah tak berujung.
Namun, pada saat hati kita telah diubah oleh kuasa darah Kristus, dan Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita, maka penderitaan apa pun di dunia ini akan mampu dilewati karena pertolongan Tuhan, hingga saatnya kita kembali ke surga.
Dalam bacaan hari ini, Yohanes menerima Wahyu tentang malaikat ketujuh yang meniupkan sangkakalanya. Sangkakala ketujuh ini berbeda dengan yang sebelumnya. Jika enam sangkakala sebelumnya pada saat ditiup akan membuat bencana, kesengsaraan, dan penderitaan. Maka sangkakala ketujuh tidaklah demikian.
Pada saat sangkakala ketujuh ditiup malaikat, maka terdengar suara-suara nyaring dari sorga yang mengatakan tentang pemerintahan atas dunia yang dipegang oleh Tuhan Yesus. Yesus Kristus adalah Raja untuk selama-lamanya. Ia akan datang untuk menghakimi orang-orang yang mati. Dia juga Raja yang memerintah dengan adil dan kasih.
Sangkakala ketujuh telah membuat Bait Suci Allah yang di surga terbuka sehingga tabut Perjanjian-Nya terlihat. Selain itu juga kilat memancar dan bunyi guruh menderu, serta terjadi gempa bumi dan hujan es.
Kitab Wahyu ini memberikan pengajaran kepada kita tentang pengharapan di dalam Yesus Kristus. Pada saat kehidupan dunia membuat penderitaan bagi orang-orang benar, ada saatnya akan datang pertolongan dari Tuhan. Tuhan Yesus yang telah mencurahkan darah-Nya di kayu salib, telah membawa keselamatan bagi umat yang bertobat dari kehidupan gelapnya. Sebagai orang percaya kita harus tunduk dan setia kepada Sang Raja, Yesus Kristus,
Saat menanti kedatangan Tuhan, banyak persoalan-persoalan dan penderitaan yang menghadang kehidupan kita. Namun pada saat kita sabar menanti kedatangan Tuhan dan terus hidup dalam pengharapan Kristus, maka akan tiba saatnya, Tuhan bertahta. Dia akan membuat penderitaan menjadi sukacita karena orang-orang yang telah berjuang dalam iman, pada saatnya akan menerima kemuliaan kekal bersama Kristus Tuhan. Amin.
Pokok Doa
1. Pelaksanaan Pilkada Kabupaten/ Kota dan provinsi berjalan lancar.
2. Panitia Natal melayani Tuhan dengan baik.
3. Lahan parkir untuk jemaat Coyudan.
Sujud Swastoko