TUHAN YANG TAK PERNAH MENINGGALKAN KITA
Renungan Harian GKI Coyudan
Jumat, 24 Januari 2025
Tuhan Yang Tak Pernah Meninggalkan Kita
Markus 4:38-40
Seperti halnya sinyal Wi-Fi yang ada di sebuah ruangan, kita hanya bisa merasakan manfaatnya kalau kita berada dekat dan terkoneksi dengan sinyal tersebut. Begitu juga dengan kehadiran Tuhan—Dia selalu ada, tetapi kita perlu terkoneksi, perlu membangun kepekaan untuk menyadari dan mengalami kehadiran-Nya.
Dalam Markus 4:38-40, kita membaca bagaimana murid-murid Yesus berada di tengah badai besar. Mereka takut dan merasa Yesus tidak peduli karena Dia tidur di buritan. Tetapi apakah benar Yesus tidak peduli? Tidak! Yesus selalu hadir bersama mereka. Sebab kehadiran Tuhan adalah sesuatu yang pasti: Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Tapi pertanyaannya, apakah kita peka? Dalam kesibukan, masalah, atau kebahagiaan, apakah kita menyadari bahwa Tuhan hadir? Seringkali, kita hanya menganggap Tuhan hadir ketika ada mujizat besar, tetapi lupa bahwa Dia juga hadir dalam hal-hal kecil.
Dia selalu hadir dalam semua pengalaman hidup kita. Baik dalam momen yang baik, ketika doa dijawab sesuai harapan kita, keberhasilan, kasih yang dirasakan dari keluarga, sahabat, kerabat dan momen baik lainnya. Ataupun momen yang buruk, ketika kita mengalami kegagalan, kehilangan, tekanan dari sekolah, pekerjaan, media sosial, pergumulan batin, doa yang terasa tidak dijawab dan sebagainya. Semua pengalaman ini, baik dan buruk, adalah cara Tuhan mendidik dan membentuk kita. Bahkan dalam hal-hal sederhana yang sering kita abaikan, Tuhan sedang bekerja. Seperti puzzle kehidupan, setiap potongannya (baik dan buruk) saling melengkapi untuk membentuk gambaran besar yang indah. Tuhan hadir, Tuhan tak pernah meninggalkan, Tuhan ada di setiap potongan puzzle itu. Kehadiran-Nya dalam berbagai pengalaman hidup itu mengajarkan kita untuk bersandar pada-Nya dan senantiasa mengingat anugerah-Nya, untuk menemukan dan mengalami kehadiran Tuhan yang penuh kasih.
Kiranya kita dimampukan untuk menjalani hari-hari kita saat ini dan kedepannya dengan hati yang tenang dan damai. Markus 4:39 menunjukkan bagaimana Tuhan Yesus membawa ketenangan, dan itulah yang Dia lakukan dalam hati kita ketika kita percaya pada-Nya dalam menjalani kehidupan kita. Sebab ya, Ia memang selalu menyertai kita.So, never let Him go, because He will never let you go.
Doa :
Bapa, terimakasih karena Engkau selalu hadir dalam setiap pengalaman hidup kami. Ajari kami untuk peka terhadap kehadiranMu dalam hidup kami. Ajari kami meyakini bahwa dalam setiap momen, baik maupun buruk, besar maupun kecil, Engkau sedang bekerja untuk sesuatu yang baik. Mampukan kami menjalani hidup kami dengan hati yang tenang dan damai, agar kami boleh dengan jernih memproses segala karya Tuhan dalam hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
Rizki Listya Survinda