TUHAN MEMBERKATI DAN MELINDUNGI KITA
Bacaan: Zefanya 3:1-15
Menyampaikan pesan Tuhan kepada umat-Nya pada saat dilakukan reformasi secara nasional bukanlah hal yang mudah. Nabi Sefanya yang taat pada Tuhan, tidak hanya melihat jauh ke depan tentang Anugerah Allah yang menyelamatkan umatNya, namun ia juga melihat jauh ke dalam kehidupan umat yang memberontak kepada Tuhan.
Maka melalui bacaan ini kita melihat tiga hal yang ditekankan oleh Nabi Zefanya:
Pertama Tentang pemberontakan (ayat 1-7). Para pemimpin Yerusalem tidak mau mendengarkan hamba Tuhan atau memperhatikan peringatan dari Tuhan. Ketika Tuhan menegur mereka, mereka malah berbuat dosa yang lebih besar. Sehingga Tuhan menghukum mereka. Tak ada tempat bagi mereka untuk berlari dan bersembunyi, karena itu jangan menguji kesabaran Tuhan atau mencobai Dia.
Kedua Tentang pemulihan (ayat 8-13). Nabi Zefanya mengajak umat untuk melihat jauh ke depan pada hari-hari terakhir ketika bangsa itu dikumpulkan kembali ke negeri mereka. Mereka akan memanggil nama Tuhan, melayani Dia, dan tidak ada lagi yang perlu mereka takutkan. Tuhan sangat menyayangi umatnya dan mau memulihkan hidup mereka.
Ketiga Tentang sukacita (ayat 14-15). Bangsa itu akan bersukacita dan bersorak-sorai karena hukuman Tuhan bagi mereka sudah berakhir, musuh sudah dikalahkan, dan Tuhan menjadi Raja atas Israel. Tuhan juga akan bergirang seperti Bapa yang penuh kasih, Dia akan memeluk anak-anak-Nya yang ketakutan dan menenangkan mereka dengan kasih-Nya.
Karena kemurahan-Nya, Tuhan memanggil umatNya untuk berbalik dari dosa-dosa mereka dan mencari Dia. Orang yang mengasihi Tuhan akan terlindung dan terpelihara selama hari kemurkaan Tuhan itu tiba. Apakah Anda termasuk di antara orang yang mengasihi Tuhan? Kiranya Tuhan menolong kita.
Pokok Doa
1. Untuk penatalayanan gereja.
2. Untuk Pergumulan jemaat.
3. Untuk Pemerintah dan Masyarakat Indonesia.
Bp Johanis Melsasail