TUHAN ITU MENDENGARKAN DAN MELEPASKAN
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
SELASA, 15 APRIL 2025
TUHAN ITU MENDENGARKAN DAN MELEPASKAN
MAZMUR 34:18-19
"Orang-orang benar berseru-seru,dan Tuhan mendengarkan, Ia melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang remuk hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang patah semangat" ( Mazmur 34: 18-19).
Hal yang kerap banyak orang rasakan saat berada dalam kesukaran, penderitaan dan pergumulan adalah:
1.perasaan tidak ada yang peduli, tidak ada yang bisa mengerti dan memahami penderitaan dan kesusahannya
2.perasaan ditinggalkan,tidak ada yang mau menemani,semua menjauh pergi
Daud membagikan pengalaman hidupnya bersama Tuhan ketika dia berada dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.
Mazmur 34 adalah nyanyian Daud ketika sedang berpura-pura tidak waras pikirannya sehingga ia kemudian diusir.
Pada ayat 18, kita menemukan sebuah keyakinan, bahwa Allah akan mendengarkan seruan-seruan yang disampaikan oleh orang-orang benar kepada-Nya. Bukan hanya mendengarkan, bahkan Allah akan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. Artinya bahwa setiap orang yang berseru kepada Allah tidak akan dibiarkan, tetapi mengerti dan peduli, Allah mendengarkan dan Allah juga bertindak dengan melepaskan mereka dari kesesakan. Allah bekerja untuk melepaskan dan membebaskan dari setiap pergumulan dan persoalan hidup yang menjadikan sesak.
Daud menyatakan bahwa Allah adalah Allah yang dekat kepada orang-orang yang remuk hati, Allah menyelamatkan orang yang patah semangat. Allah tidak pernah meninggalkan manusia yang sedang berada dalam keterpurukan itu sendirian,Allah tidak pernah jauh meninggalkan manusia.Ia dekat, artinya Ia hadir dalam kehidupan manusia juga ketika manusia berada pada titik terendah hidup mereka. Ia hadir untuk membangkitkan semangat yang baru, kekuatan, dan juga pengharapan, sehingga orang-orang yang remuk mampu untuk bangkit dari keterpurukannya.
Siapapun yang hari ini sedang merasakan beratnya beban dan pergumulan, beratnya penderitaan yang menimpa, sabda Tuhan menegaskan bahwa Allah mengerti dan peduli sehingga Ia mendengarkan dan Ia juga bertindak untuk melepaskan. Allah bukanlah Allah yang jauh dan membiarkan serta meninggalkan manusia yang sedang terpuruk sendiri, tetapi dekat, hadir dan menemani bahkan menyelamatkan, membangkitkan semangat dan pengharapan mereka yang putus asa.
Kiranya mata hati kita mampu untuk melihat Dia hadir dalam kelemahan dan kelelahan serta derita yang kita rasakan, Roh Kudus menolong kita mampu mengalami dan merasakan perhatian dan kepedulian Allah di setiap keberadaan hidup kita ????????.
Pokok Doa :
1.Perekonomian bangsa dan negara
2.Rangkaian penghayatan pekan suci
3.Pergumulan jemaat dalam hal ekonomi,kesehatan
Maria S