TIPU DAYA IBLIS

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan Solo

Jum’at, 11 April 2025


Yohanes 8:44

TIPU DAYA IBLIS 


Dalam sebuah pembicaraan Tuhan Yesus dengan orang-orang Yahudi di bait Allah, Tuhan Yesus memberikan sebuah pernyataan bahwa ”Iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta”. Dan pernyataan ini sesungguhnya adalah pernyataan yang sangat tepat dan mendalam.


Karena, jika kita membaca dalam kitab Kejadian 3:4-5, dikatakan bahwa ular berkata kepada Hawa : ”Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”. Iblis menggoda Adam dan Hawa dengan _”iming-iming” yaitu ”menjadi seperti Allah”.


Padahal dalam kitab Kejadian 1:26-27 dikatakan, “Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.". Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”, yang artinya bahwa sejak semula memang Allah menciptakan manusia – laki-laki dan perempuan _(Adam dan Hawa) – memang sudah serupa dan segambar dengan Allah. 


Manusia diciptakan Allah dengan memiliki banyak keserupaan dengan Allah, dalam banyak hal; terutama dalam hal kewenangan untuk berkuasa atas seluruh ciptaan Allah (Kejadian 1:28). 


Ini berarti bahwa iblis menipu Adam dan Hawa ! Dan dengan memakan buah dari Pohon Pengetahuan Tentang yang Baik dan yang Jahat itulah justru manusia jatuh dalam dosa dan kehilangan keserupaannya dengan Allah dalam hal ini “Kemuliaan Allah”. Ya manusia kehilangan kemuliaan Allah karena tipu daya iblis !


Melalui perenungan kita hari ini, kita diajak untuk bersikap waspada terhadap tipu daya iblis yang seringkali menyatakan tipu dayanya untuk membawa kita jatuh dalam dosa dan menjauh dari Tuhan ! Dan kekuatan kita hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus yang berulang kali dicobai iblis namun IA tetap berbuat apa yang baik dan benar di hadapan Bapa-Nya.


Ya, tidak ada jalan lain bagi kita untuk bertahan dan luput dari godaan iblis, yaitu dengan tetap berada di dekat Tuhan Yesus Kristus. Amin.


Pokok Doa :

1. Untuk persiapan ibadah Kamis Putih, Jum’at Agung dan Minggu Paskah (kesehatan para pelayan ibadah dan anggota jemaat).

2. Untuk orang-orang yang kehilangan arah tujuan hidup.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.