TIDAK MAU DIPERSULIT NETIZEN JULIT!
Matius 16:4 (BIMK) "Alangkah jahatnya dan durhakanya orang-orang zaman ini. Kalian minta Aku membuat keajaiban. Kalian tidak akan diberi satu keajaiban pun kecuali keajaiban Nabi Yunus." Setelah berkata begitu Yesus meninggalkan mereka, lalu pergi.
Di era dunia sosial media ini, seringkali, jika tidak kritis dan waspada, hidup kita ditentukan oleh apa kata "netizen". Mulai dari pilihanan tempat nongkrong yang lagi Hits, model baju terbaru, pilihan gaya hidup dll. Bagi sebagian besar pengguna sosial media, apa yang sedang "terkenal" saat ini adalah hal yang menarik untuk dijadikan konten di sosial media mereka. Memang tak semua pengguna sosial media seperti ini, tapi kebanyakan bisa dikatakan mendapat pengaruh dari apa "kata orang" tentang banyak hal yang sedang terjadi. Jika kita tidak mempunya sosial media, mungkin saja kita pernah terpengaruh oleh apa kata orang melalui pergaulan kita dengan teman, tetangga dll.
Nah, hari ini kita melihat bagaimana sikap Yesus yang tegas dan lugas pada apa kata netizen yang adalah beberapa orang farisi dan saduki yang minta tanda dari Yesus. Tanda yang mereka minta adalah bukti bahwa Yesus datang dari Allah. Bagi Yesus tanda bahwa IA datang dari Allah tak akan mau IA lakukan hanya untuk "sekedar pembuktian". Kalau itu yang mereka kehendaki maka mereka seharusnya membaca kitab suci soal nabi Yunus. Allah memberi bukti melalui kasihNya yang besar untuk semakin banyak orang berdosa bertobat karena kasihNya. Hidup Yesus tidak bisa dikontrol oleh keinginan netize julit yang hanya ingin menjebak YeSus. Para orang Farisi dan Saduki sungguh telah sangat salah melihat dan menilai Yesus saat ini.
Pertanyaan reflektif bagi kita adalah:
"Apakah sejatinya hidup kita sudah terus berusaha hanya ditentukan oleh kehendak Allah atau kehendak dan keinginan manusia atas kita?"
Doa pagi:
"Ya Allah yg Maha baik, biarlah hidup kami hanya ditentukan oleh kehendakMu saja. Amin"
Pdt Keshia H.S