TELINGA YANG TERTUTUP
Renungan Harian GKI Coyudan
Senin, 7 Juli 2025
Telinga yang Tertutup
Yeremia 6: 10-19
Pernahkah berbicara kepada seseorang, namun rasanya seperti berbicara kepada tembok? Tidak peduli seberapa penting pesan yang disampaikan, lawan bicara tetap tidak mendengarkan. Rasanya pasti tidak nyaman berhadapan dengan orang seperti itu.
Itulah yang Tuhan rasakan terhadap umat-Nya di masa Yeremia. Mereka menolak mendengar teguran-Nya dan lebih memilih merasa nyaman dengan hal-hal yang menyesatkan. Padahal, Tuhan sedang mencoba menyelamatkan mereka dari kehancuran. Tapi karena hati mereka tertutup, mereka justru menganggap firman Tuhan sebagai sesuatu yang tidak layak didengar. Akibatnya, mereka menapaki jalan yang membawa pada kehancuran, bukan kehidupan.
Dalam keseharian, ini bisa terjadi di tengah keluarga. Ketika orang tua memberi nasihat, anak-anak sering kali merasa terganggu dan memilih mengabaikannya. Sebaliknya, orang tua pun kadang menutup telinga terhadap suara hati anak yang tidak terungkap dengan kata-kata. Hari ini, kita semua diajak untuk membuka telinga dan hati—bukan hanya terhadap sesama anggota keluarga, tetapi terutama terhadap suara Tuhan.
Pokok Doa
- Tumbuh-kembang karakter & iman anak
- Relasi keluarga
Yohana Jessica