TEKUN MEMIKUL SALIB

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  


Ibrani 12:2

Ada sebuah film animasi pendek yang menceritakan orang-orang Kristen memikul salib. Ada orang-orang yang setia dan tekun memikul salib, ada pula orang-orang yang memotong ujung salibnya agar terasa ringan dipikul.

Memikul salib sering disalah artikan sebagai beban masalah hidup. Padahal Kristus memikul salib dalam ketaatannya melakukan kehendak Bapa yang benar. Salib bukan berarti masalah kita, salib adalah konsekuensi dari sebuah hidup yang taat pada kebenaran Bapa. 

Seorang yang dipenjara karena kesalahannya, itu bukan salib yang dia pikul.  Seseorang yang dipenjarakan oleh rezim tidak adil karena menyuarakan protes kerusakan alam dengan benar, itu baru salib yang ia pikul. 
Seseorang yang dijauhi keluarga karena dia menjadi batu sandungan, itu bukan salib yang dipikul. Seseorang yang setia beriman pada Kristus, meski dijauhi keluarganya, itu baru salib yang ia pikul

Maka sabda Tuhan dalam ibrani 12:2 mengingatkan untuk mengarahkan mata kepada Yesus. Mata disini bukan hanya berbicara tentang jasmani, tetapi juga soal rohani. Mata hati yang memandang pada Yesus yang tekun memikul salib demi ketaatan pada Bapa, menjadi teladan kita untuk bertekun memikul salib sebagai ketaatan iman. Memikul salib sebagai perjuangan menjaga integritas iman, memperjuangkan apa yang benar seturut kehendak Tuhan.

Doa pribadi:
1. Persiapan hati memasuki tri hari suci
2. Bagi mereka yang menghadapi masalah kesehatan mental

Pdt. Daniel K. Gunawan

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.