TAK ADA YANG TERTINGGAL
Renungan Harian GKI Coyudan
Sabtu, 7 Desember 2024
Tak Ada Yang Tertinggal
Markus 10:47-49
Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang
Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak
Daud, kasihanilah aku!" Banyak orang menegurnya supaya ia diam.
Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"
Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" Mereka
memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: "Teguhkanlah hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau."
Di masa pandemi yang lalu, slogan “No one left behind" (tak
ada yang tertinggal) memiliki pesan yang kuat, bahwa meski
covid-19 membuat banyak orang terisolasi, namun pemerintah
memastikan bahwa semua warga negara harus mendapatkan
fasilitas yang menunjang hidupnya dan tidak boleh ada satu pun
yang diabaikan hak dan kebutuhannya. Slogan itu menjadi
jaminan pemerintah, tapi menjadi ajakan bagi seluruh
masyarakat untuk saling memperhatikan dan mengulurkan
tangan, agar tidak ada satupun yang terlupakan.
Bartimeus adalah pengemis buta yang malang. Ketika ia tahu
bahwa Yesus berada di dekatnya, Bartimeus menemukan
harapan yang selama ini dimilikinya, yaitu agar dapat melihat.
Namun ketika ia berseru meminta belas kasihan, suaranya justru
dibungkam oleh banyak orang di sekitarnya. Alih-alih peduli dan
menolong Bartimeus, orang banyak itu justru menyuruhnya
diam. Meski dibungkam, Bartimeus malah semakin kencang
berteriak, sehingga Yesus yang berada di tengah kerumunan
orang banyak bisa mendengar seruan Bartimeus. Pernyataan
Yesus: “Panggilah dia” membuktikan kepeduliaan dan kasih
Yesus pada mereka yang terlupakan dan terabaikan, layaknya
Bartimeus. No one left behind, Yesus tidak membiarkan satupun
tertinggal, meski banyak orang mengerumuni-Nya.
Kita bisa jadi seperti Bartimeus, merasa diabaikan dan tidak
ada satupun yang peduli dengan kita; maka ingatlah bahwa
kita tidak benar-benar sendiri!
Yesus tidak akan membiarkan kita sendirian dalam
menanggung semua beban pergumulan kita, Ia peduli dan
mendengar seruan kita minta tolong; Di sisi lain, kita bisa juga
seperti banyak orang, yang tidak peduli dan mengabaikan orang
yang membutuhkan uluran tangan. Oleh karenanya, mari belajar meneladani Yesus, sebab Ia tidak membiarkan seorang pun
tertinggal; maka mari belajar peka dan peduli dengan
sekitar kita,
sehingga
tak
ada
satupun
yang
tertinggal.
Pertanyaannya: adakah orang yang tertinggal di sekitar kita?
Pokok Doa :
- Anggota jemaat yang mengalami kedukaan
- Anggota jemaat yang sakit
- Anggota jemaat yang tinggal sendiri
Rizki Listya Survinda