TAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN
Lukas 1 : 5 – 17
“Namun, malaekat itu berkata kepadanya, “Jangan takut hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan. Elizabeth isterimu akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan engkau harus menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu”. Lukas 1 : 13 – 14.
Keluarga Zakaria dan Elizabeth adalah keluarga yang hidup benar dihadapan Allah, hidup mereka begitu setia kepada Tuhan. Mereka menjalani hidup yang tidak tercela dihadapan Tuhan (ay.6). Hanya saja keluarga ini tidak dikaruniai keturunan. Bahkan Elizabeth telah divonis sebagai wanita yang mandul atau tidak mungkin punya anak.
Divonis mandul pada saat itu merupakan sesuatu yang menyakitkan. Pasti Elizabeth sering menerima suara2 sumbang dari orang2 sekelilingnya.
Zakaria sebagai seorang suami, tentu saja tidak terbebas dari gunjingan orang2 disekitarnya dan ikut prihatin dengan apa yang dialami isterinya.
Namun Zakaria tetap melakukan tugasnya sebagai seorang imam dan tentu saja mendapat dukungan yang luar biasa dari Elizabeth isterinya.
Sebagai keluarga yang hidup benar, setia kepada Tuhan mereka tidak begitu mempedulikan gunjingan orang. Sebaliknya mereka tetap percaya dan beriman kepada Tuhan. Mereka terus membawa pergumulan2 mereka dalam doa kepada Tuhan, termasuk harapan untuk mendapatkan keturunan.
Tuhan memperhatikan kehidupan keluarga Zakaria dan Elizabeth. Tuhan mendengar doa2 mereka. Sehingga ketika tiba giliran Zakaria melaksanakan tugas sebagai imam ke dalam Bait Tuhan dan membakar dupa, nampak seorang malaekat Tuhan berdiri disebelah kanan mezbah pembakaran dupa dan menyapa imam Zakaria seperti yang dikatakan di nas kita. “Jangan takut hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan”.
Ada ungkapan yang mengatakan : “Doa orang benar besar khasiatnya”. Doa Zakaria dan Elizabeth didengar dan dikabulkan oleh Tuhan. Yang mustahil bagi manusia, tidak mustahil bagi Tuhan. Dengan doa yang sungguh2, orang mandul bisa punya anak.
Pernahkah anda mengharapkan sesuatu dan telah mendoakan hal tersebut begitu lama, namun belum mendapat jawaban?. Dan kita berpikir mustahil untuk terwujud. Mari kita belajar dari Firman Tuhan ini. Kita belajar dari teladan iman Zakaria dan Elizabeth yang tetap tekun berdoa walaupun itu mustahil untuk terwujud. Tuhan kita adalah Tuhan yang Mahakuasa, yang bagi-Nya tidak ada yang mustahil.
Doa Pribadi :
- Berdoa untuk bangsa dan negara termasuk proses Pemilu.
- Berdoa untuk panitia dan perayaan2 natal.
- Berdoa utk yang sakit dan berdukacita.
(Pdt. Em. Anthon K.).