Simpan Segala Perkara Dalam Hati

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN SOLO

Sabtu, 25 Januari 2025


LUKAS 2:41-52

Simpan Segala Perkara Dalam Hati


Memahami Yesus bukanlah hal yang mudah, bahkan Maria sebagai ibu Yesus pun mengalami kesulitan untuk mengenali pikiran Yesus dan segala tindakan-Nya. Sekalipun sudah 12 tahun Maria hidup bersama Yesus dari kelahiran hingga usia 12 tahun, tetapi ternyata bagi Maria masih banyak pikiran, perkataan dan tindakan Yesus yang tidak Maria pahami.


Maria dapat memahami maksud Yesus barulah setelah Yesus bangkit dari kematian dan menyampaikan semuanya dengan jelas kepada para murid-Nya; dan selama bertahun-tahun lamanya, Maria hanya dapat menyimpan segala perkara itu dalam hatinya. Dan sepanjang kehidupannya bersama Yesus, Maria dapat mengenali hati Yesus yang peduli sekalipun tidak dapat menyelaminya (contohnya : pada pernikahan di Kana, di Galilea). 


Demikian juga halnya kita semestinya belajar untuk menyimpan segala perkara yang tidak kita pahami itu dalam hati kita. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan buruk, kecewa dan marah kepada Tuhan ketika kita tidak mengerti kenapa kita harus menghadapi dan mengalami perkara yang tidak kita harapkan dalam kehidupan kita.


Tetaplah melakukan bagian kita dengan tekun, seperti Maria yang tetap merawat Yesus sampai masa dewasa, dan hidup bersama Yesus. Kitapun selayaknya terus hidup bersama Tuhan dalam setiap kebenaran firman-Nya dengan tekun. Sampai pada waktunya nanti, Tuhan menyingkapkan apa yang selama ini tidak kita pahami dan tidak kita mengerti tentang jalan dan keputusan Tuhan. Seperti ada tertulis dalam surat Roma 8:28, ”Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah”.


Jangan menyerah untuk berelasi dengan Yesus, seberapapun sulitnya kita memahami dan mencoba untuk mengerti jalan-jalan-Nya, sampai pada waktunya kelak Tuhan yang menyingkapkannya kepada kita dan membukakan mata kita akan kebesaran kasih-Nya dalam segala perkara yang kita pernah hadapi. Amin.


Pokok Doa :

1. Kesehatan dan kesungguhan para pelayan kebaktian Minggu, 26 Januari 2025.

2. Pemulihan dan kesembuhan untuk yang sakit.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.