SEKERAT ROTI

  •  Reggy Leo
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Sabtu, 15 Februari 2025


Amsal 17:1

"Lebih baik sekerat roti kering disertai ketenteraman, daripada rumah penuh sajian disertai perbantahan."


Sekerat Roti

Suatu hari ada seorang anak yang lahir di dalam keluarga orang kaya yang semua kebutuhan dan keinginannya selalu dipenuhi. Meskipun begitu, ada satu hal yang ia tidak dapat di dalam rumah, yaitu perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Meskipun ia mendapat segala sesuatunya, tetapi kasih sayang dari orang tua lebih penting dari materi yang ia dapatkan.


Teks firman Tuhan yang kita baca tadi membandingkan sekerat roti dengan dengan banyak makanan di dalam rumah. Kata sekerat berarti makanan yang ukurannya kecil yang langsung habis ketika dimasukan ke dalam mulut. Makanan bisa menjadi representasi harta maupun status sosial. Salomo di dalam hikmatnya yang daripada Tuhan mengingatkan bahwa ada hal yang lebih penting dari makanan, harta, maupun status sosial, yaitu kedamaian hati, secara khusus di dalam rumah.


Tuhan Yesus berkata, “untuk apa kamu memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan dirimu.” Makan makanan yang mewah, membeli barang-barang bagus, maupun bekerja mencari uang tidaklah salah, tetapi yang lebih utama adalah kedamaian hati kita. Bagaimanapun situasi kita sekarang, mulailah dari diri sendiri untuk menjadi pembawa damai di rumah masing-masing, sama seperti Kristus yang membawa damai di dalam hati kita. Amin.



Pokok Doa:

1. Berdoa untuk Digital Ministry GKI Coyudan agar melalui media sosial dapat terus memperlengkapi setiap anggota jemaat dari segi spiritualitas maupun pengajaran 

2. Berdoa agar melalui Digital Ministry GKI Coyudan ada banyak orang yang mengenal Kristus melalui sosial media.

3. Berdoa untuk pergumulan anggota jemaat yang sedang sakit dan/atau sedang mengalami kesulitan


Reggy Leo

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.