ROTI YANG MENGENYANGKAN
Renungan Harian GKI Coyudan
Rabu, 14 Agustus 2024
Bacaan: Yohanes 6:35-40
====================
ROTI YANG MENGENYANGKAN
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barang siapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi".(Ayat 35)
Ada kisah tentang seorang gadis kecil usia 10 tahun yang berdiri diantrian paling terakhir saat pembagian makanan bagi orang-orang miskin di sebuah kota besar. Gadis kecil ini berdiri sambil tersenyum menatap ke-3 anak kecil lain yang duduk di bawah pohon dekat antrian itu. Namun tiba gilirannya, persediaan makanan habis sehingga ia hanya mendapat Satu buah pisang. Dengan gembira ia menghampiri ke-3 anak kecil yang menunggunya, ia membuka pisang itu dan membaginya sama besar untuk ke-3 sahabatnya, dan ia sendiri hanya menjilat kulit pisang itu.
Apa yang dilakukan gadis kecil ini menunjukan 3 hal:
1. Bahwa hidupnya tidak bergantung pada makanan jasmani yang ia butuhkan, meskipun saat itu ia sangat lapar.
2. Ia malah mengasihi dan berbagi serta menikmati hidup sebagai anugerah Tuhan.
3. Ia merespon Firman Tuhan bahwa manusia memerlukan makanan jasmani bagi tubuh, tapi lebih dari itu bahwa kehidupan beriman sejatinya adalah menyangkut hubungan manusia dan sang pemberi hidup.
Tuhan Yesus menyebut diri-Nya Roti Hidup kepada banyak orang yang meminta roti pada-Nya, barangsiapa yang datang kepada-Nya tidak akan lapar lagi. Banyak orang yang datang mencari Yesus bukan untuk mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup tapi hanya untuk mendapatkan roti yang mengeyangkan perut.
Banyak orang mencari Tuhan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Sesudah mendapatkan apa yang diharapkan dari Tuhan lalu melupakan Tuhan, orang-orang seperti ini tidak akan pernah mensyukuri apa yang dimiliki, bahkan merasa tidak pernah cukup karena itu tidak bisa berbagi dengan sesama.
Perjumpaan dengan Tuhan hendaknya membuat kita selalu bersyukur pada-Nya, sebab menyadari kehidupan kita sudah diberkati dan diselamatkan Kristus, karena itu kita siap untuk melakukan kehendak Tuhan dengan menjadi berkat bagi banyak orang untuk kemuliaan Tuhan.
Pokok Doa
=========
1. Untuk Penatalayanan GKI Coyudan
2. Untuk Semua pergumulan Jemaat
3. Untuk Negara dan Pemerintah
Bp.Johanis Melsasail, S.Si.Teol