ROH YANG MEMBERI KEHIDUPAN
Renungan Harian GKI Coyudan
Selasa, 25 Februari 2025
Roma 8: 2 “Sebab, hukum Roh yang memberi hidup telah memerdekakan engkau dalam Kristus Yesus dari hukum dosa dan hukum maut.”
Roh yang Memberi Kehidupan
Pernahkah Bapak/Ibu/Saudara mengalami mati listrik dalam waktu lama? Kipas/AC tidak menyala, es krim di kulkas mulai mencair, sinyal HP melemah, dan malam terasa lebih panjang karena tanpa cahaya. Atau pernahkah air di rumah tiba-tiba mati? Cucian jadi menumpuk dan kita kesulitan untuk sekadar mandi atau memasak.
Rasanya tidak nyaman, bukan? Kita mungkin masih bisa bertahan sehari atau dua hari, tapi bagaimana kalau ini terjadi terus-menerus? Jalanan kota penuh debu karena tak ada hujan, pohon-pohon di depan rumah/taman layu, udara semakin panas karena tak ada angin bertiup, dan burung-burung yang biasanya berkicau di pagi hari tak lagi terdengar. Dunia seolah kehilangan nyawanya—kering dan sunyi.
Tanpa kita sadari, inilah yang terjadi jika Roh Allah tidak hadir dalam dunia. Sebab, Roh Allah lah yang memberi kehidupan, seperti yang tertulis dalam teks Alkitab yang kita baca hari ini. Roh Allah bukan hanya memberi kehidupan kepada manusia, tetapi juga kepada seluruh ciptaan-Nya. Dialah yang menghembuskan angin, mengalirkan air, dan membuat Bumi tetap hidup.
Tanpa Roh Allah, dunia ini akan kehilangan keindahan dan kehidupannya. Namun, syukur kepada Tuhan, Roh-Nya tetap bekerja hingga hari ini! Dia menghidupkan, memelihara, dan memperbarui segala sesuatu. Oleh karena itu, marilah kita selalu membuka hati bagi pekerjaan Roh Kudus dalam hidup kita di Bumi ini. Biarlah Dia menghidupkan iman kita, menumbuhkan kasih dalam hati kita, dan menjadikan kita alat-Nya untuk membawa kehidupan bagi sesama dan seluruh ciptaan.
Pokok Doa
1. Kondisi alam di Indonesia
2. Pergumulan anak dalam tumbuh-kembang rohani dan jasmaninya.
3. Pelayanan misi di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Yohana Jessica