RINDU PULANG
Ibrani 11:16 (TB) Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.
Di sebuah hari dalam bulan Desember 2022 yang kemarin, seorang teman angkatan saya di Fakultas Teologi Duta Wacana telah kehilangan suaminya yang terkasih karena sakit gagal ginjal. Pasangan muda yang baru menikah beberapa tahun harus menghadapi kenyataan bahwa kini mereka terpisah oleh karena maut. Tak lama setelah itu, menurut cerita dari seorang teman saya yang lain, sebelum suami dari teman angkatan saya ini meninggal, ia mengatakan sebuah kata terakhir. Kata itu adalah "langit! ". Tak lama stelah ia mengatakan itu, ia menghembuskan nafas terakhir. Saya mendengar dengan penuh rasa haru, cerita ini. Karena, pada akhirnya semua jalan kepulangan dari orang beriman sejatinya adalah jalan pulang yang ia sangat rindukan selama ia hidup di dunia ini. Maka benarlah salah satu ayat dari surat Ibrani yang kita baca hari ini. Keinginan yang terdalam dari setiap orang beriman adalah memenuhi kerinduan hati mereka untuk pulang ke rumah dan tanah asal kita semua, Rumah Bapa Sorgawi. Berapa indah rumah itu sekaligus penuh dengan sukacita setiap orang yang pada akhirnya pulang memenuhi hasrat dan keriduan mereka. Semogalah, kita yang masih diberi karunia kehidupan di hari ke 4 bulan Januari di tahun 2023 ini terus Tuhan temukan hingga ajal kita, sebagai seorang anak Tuhan yang sungguh selalu merindukan berjumpa dengan-Nya, bersatu dengan-Nya di tanah asal kita bersama.
Doa pagi :
"Ya Allah, sungguhlah kerinduan kami makin besar untuk menanti dengan setia dan taat kepulangan kami bersatu dengan-Mu. Ajarlah kami setia dan taat hingga akhirnya, kami bersama-Mu. Amin."