RAHASIA BERBUAH

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN  GKI COYUDAN 

SENIN, 23 MARET  2026


MATIUS 13:1-9

RAHASIA BERBUAH 


Beberapa orang petani yang sama-sama menanam durian,bertemu dan mereka ngobrol tentang tanaman mereka. Ada yang menceritakan kalau dia sudah menikmati buah durian dari pohon yang ia tanam,meskipun baru bbrp biji saja buahnya. Ada juga yang  sudah menikmati hasil dari kerjanya menanam pohon durian,bukan hanya untuk dimakan sendiri,tetapi bahkan sudah sampai bisa menjual banyak dari hasil panennya. Namun ada yang mengatakan bahwa dia sama sekali tidak berhasil,benih yang ditanamnya tidak hidup,sempat bertahan bbrp waktu tapi pada akhirnya layu dan mati. Maka ketika teman-temannya berceritakan hasil dari kerja mereka,dia pun menanyakan,"apa rahasianya?" 


Tuhan Yesus mengajar orang banyak melalui perumpamaan seorang penabur. Pada suatu kali penabur itu menaburkan benih yang sama,dan benih yang ditaburkan itu,tidak semuanya jatuh ditempat yang sama,tetapi ada yang jatuh di pinggir jalan,ada yang jatuh ditanah yang berbatu-batu, ada yang jatuh ditanah yang penuh semak duri,dan sebagian lain jatuh di tanah yang baik. Dimana benih itu jatuh, menentukan bagaimana kelanjutannya. Dimana benih itu jatuh menentukan hasil. Yang jatuh dipinggir jalan segera dimakan burung,jangankan untuk berbuah,bertumbuh saja tidak. Yang jatuh ditanah yang berbatu-batu,sempat bisa bertumbuh tetapi tidak tahan lama karena tanahnya tipis. Yang jatuh ditanah yang bersemak duri,bisa tumbuh,bisa hidup dalam jangka waktu yang lebih lama,tetapi karena ada himpitan akhirnya juga tidak bertahan. Yang hidup,bertumbuh dan menghasilkan buah adalah benih yang jatuh di tanah yang baik. Berbuah bahkan sampai berlipat-lipat ganda. 


Perumpamaan tadi berbicara tentang sikap hati ketika ditaburi benih Firman Tuhan. Apakah seperti tanah dipinggir jalan,tanah yang berbatu-batu,tanah yang penuh semak duri atau tanah yang baik? Jika menginginkan untuk benih itu menghasilkan buah,maka rahasianya adalah miliki hati seperti tanah yang baik,membuka hati untuk Firman Tuhan berbicara kepada kita,mengoreksi hidup kita,tidak keras hati ketika Tuhan menasehati,taat kepada FirmanNya meskipun kadang begitu sukar. Firman yang disampaikan didengarkan,direnungkan,ditanam dalam hati yang lembut,maka benih Firman itu akan bertumbuh dan menghasilkan buah berlipat ganda. 

Inilah rahasia berbuah. 

Tuhan Yesus mengatakan: "Siapa bertelinga,hendaklah ia mendengar!" (ayat 9) 


Tuhan Yesus memampukan kita untuk hidup dalam Firman-Nya ????


Pokok Doa: 

1.Panitia Paska

2.Perdamaian dunia

3.Pergumulan jemaat


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.