CINTANYA MENEMBUS KEGELAPAN

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

RABU 1 APRIL 2026 


CINTANYA MENEMBUS KEGELAPAN


Yesaya 50:10 (BIMK)  Hai kamu yang menghormati TUHAN, dan mendengarkan perkataan hamba-Nya, jalan yang kamu tempuh mungkin gelap, dan tak ada cahaya yang bersinar bagimu; tetapi percayalah pada TUHAN; bertopanglah pada Allahmu. 


Makin dekat perjalanan kita menuju Yesus ke Golgota, dalam Minggu sengasara ini. Membayangkan bahwa kita sedang berjalan mengikuti langkahNya yang mustru makin tegap, menuju Salib. Sekalipun ada banyak kesedihan tapi cintaNya selalu lebih besar dari apapun. Inilah yang menjadi satu-satunya kekuatan bagi kita, umat Tuhan untuk juga kembali melangkah dalam hidup ini. Melihat semua kondisi hidup yang tak menentu, peristiwa Salib meneguhkan kembali iman percaua kita bahwa Allah dalam diri Yesus sungguh menjadi harapan ditengah kegelapan maut sekalipun. 


Teks Alkitab yang kita baca hari ini menegaskan pesan yang begitu kuat bagi umat Israel kala itu. Pesan pengharapan di tengah penderitaan. Pesan penghiburan ditengah kesesakan. Allah menyampaikan berita pengharapan ini kepada nabi Yesaya bagi umatNya pada waktu mereka berada dalam penderitaan di Babel. Penghukuman Tuhan atas umatNya kala itu dikarenakan dosa mereka yang menentang dan melawan Tuhan. Setelah mereka merasakan hukuman yang berat, mereka kembali berteriak minta tolong pada Tuhan yang dulu mereka sakiti. Hati Tuhan tak tahan mendengar erangan dan teriakan umatNya yang menderita. Itulah mengapa Allah mengatakan sekalipun jalan mereka gelap dan terasa seperti tiada harapan, mereka justru harus makin percaya pada Tuhan dan bertopang padaNya. Kegelapan hidup tak boleh membuat mereka menjauh dari Tuhan. Dalam kegelapan, Tuhan tak pernah menjauh dan tak pernah meninggalkan umatNya. 


Inilah Cinta Tuhan yang amat sangat besar, IA tak pernah larut dan berlama-lama dalam kemarahan serta kekecewaanya pada umatNya. HatiNya tak pernah tahan pada erangan dan seruan umatNya. Demikianlah cinta Tuhan pada kita saat ini, bahkan hingga selamanya. Dalam segala gelap pekat yang sedang kita hadapi, percayalah pada Tuhan yang Maha Tahu dan Maha Kuasa atas segala sesuatu yang terjadi dalam dunia ini. Karena cintaNya, Ia memastikan bahwa tak ada kegelapan yang tak bisa ditembusNya. Maka percayalah padaNya dengen sepenuh hati kita, bertopanglah selalu pada tanganNya yang tak pernah membiarkan kita dalam kegelapan. Saat ini juga tanganNya sedang menggandeng bahkan menggendong kita menyusuri lorong gelap ini agar terang sungguh dapat kembali kita temui dan nikmati bersamaNya. Jangan takut, percayalah padaNya selalu dan selamanya. 


Doa Pagi: 

Ya Bapa, ditengah segala gelapnya kondisi dunia dan hidup kami, tolong kami untuk bertekun dan bersandar penuh padaMu. Amin 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.