PENUH DENGAN ROH KUDUS

  •  Johanis Melsasail
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Kamis, 26 September 2024

Bacaan: Kisah Para Rasul 4:29-31

===================


PENUH DENGAN ROH KUDUS 



Nats: Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani (Ayat 31).


Sampai hari ini, umat Kristen masih mengalami berbagai intimidasi di Indonesia yang telah merayakan 79 tahun kemerdekaannya. Hal-hal yang di hadapi dan di alami seperti Pelarangan membangun tempat ibadah, pelarangan Ibadah, dan masih banyak hal lain yang terjadi. Peristiwa-peristiwa ini bertujuan untuk melemahkan dan mengerdilkan pelayanan dan pertumbuhan iman Kristen. Menghadapi tantangan pelayanan yang seperti ini, kita selaku murid-murid Yesus di masa kini, harus belajar mempertahankan iman dan percaya kita seperti Murid-murid Tuhan Yesus yang pertama. 


Murid-murid Tuhan Yesus yang pertama juga pernah mengalami banyak intimidasi dari pihal lain, teristimewa pemerintah Romawi. Namun dalam menghadapi semuanya itu, mereka selalu berdoa bersama. Mereka mengadukan permasalahannya kepada Tuhan, bukannya mengeluh atau merasa takut apalagi berhenti untuk bersaksi sesuai larangan Mahkamah Agama. Justru mereka berdoa: "Tuhan lihatlah ancaman mereka, berikanlah keberanian untuk memberitakan Firman-Mu dan buatlah mujizat-mujizat-Mu melalui hamba-hamba-Mu". Luar biasa! Mengapa mereka dapat berdoa seperti ini? Karena karya keselamatan dalam Kristus dan kuasa Roh Kudus telah mereka alami.


Menghadapi tantangan iman dan berbagai pergumulan yang jelas-jelas kita alami dan rasakan sekarang ini baik di lingkungan kita masing-masing seharusnya kita bersikap demikian : berdoa bersama dengan memahami tantangan yang sedang kita alami sebagai tantangan kita bersama. Kita mengadukan persoalan kita kepada Tuhan sebagai pemilik pelayanan.


Kita berdoa, agar kita diberi keberanian, pengurapan untuk menghadirkan mujizat-mujizat-Nya dalam pelayanan. Ini sangat erat hubungannya dengan kualitas iman kita. Karena itu, karya keselamatan Yesus benar-benar harus kita alami. Demikian juga pengurapan-Nya. Tanpa itu kita akan selalu lemah, tak berdaya, kompromi, menyerah dan kalah.


Sebagai Gereja kita membutuhkan kepenuhan Roh Kudus, agar kita memiliki kuasa dan keberanian dalam pelayanan. Roh Kudus itu telah dimeteraikan dalam hidup kita, ketika kita percaya. Dia merupakan karunia Allah bagi semua orang yang percaya. Gereja tidak boleh kehilangan (kuasa) Roh Kudus dalam hidupnya. Pelayanan menjadi sesuatu yang rutin tanpa kuasa adalah hampa. Karena jika Gereja dan orang percaya tidak lagi memiliki kewibawaan serta kuasa dalam pelayanan, maka pertanyaannya bagi kita adalah "Apa yang salah dalam perjalanan iman kita selama ini? Kiranya Tuhan memberkati kita. Amin..


Pokok Doa:

==========

1. Penatalayanan GKI Coyudan.

2. Jemaat yang ulang tahun.

3. Kegiatan misi GKI Coyudan.


Bp. Johanis Melsasail, S.Si.Teol

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.