PENGHARAPAN DALAM PERTOBATAN
Renungan warta 7 Desember 2025
PENGHARAPAN DALAM PERTOBATAN
Kisah Para Rasul 2:38-39
Dalam masa Adven ini kita kembali menghayati penantian kedatangan Sang Juruselamat untuk kedua kalinya. Tetapi apakah kita sungguh menantikan kedatangan-Nya? Sudah siapkah kita menyambut kedatangan-Nya? Ataukah kita masih hidup dalam lumpur dosa sehingga tidak layak berjumpa dengan Sang Juruselamat? Mari renungkan!
Dalam masa penantian ini penting sekali bagi kita untuk menyadari status kita di hadapan Tuhan sebagai manusia berdosa. Kesadaran inilah yang akan mendorong kita untuk melihat kesiapan hati kita dalam menyambut kedatangan-Nya. Kesadaran ini pula lah yang akan membuat kita mampu untuk “berjaga-jaga” (seperti yang diperintahkan oleh Yesus). Tetapi tidak cukup hanya sampai menyadari status kita sebagai manusia berdosa, kita perlu melakukan pertobatan.
Dalam khotbahnya setelah hari Pencurahan Roh Kudus, Rasul Petrus menjelaskan siapakah Yesus kepada semua orang yang mendengarnya. Setelah itu ia menutupnya dengan sebuah ajakan pertobatan “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu..” Kata “untuk pengampunan dosa” sering disalahpahami sebagai akibat dari pertobatan. Padahal kata “untuk” di sini bisa juga diartikan sebagai penyebab. Sehingga cara memahami perkataan Rasul Petrus bukan bertobat dan dibaptis untuk mendapatkan pengampunan dosa, melainkan bertobat dan dibaptis karena sudah mendapatkan pengampunan dosa.
Maka dari itu mengapa kita perlu melakukan pertobatan? Karena Kristus telah lebih dulu mengampuni dosa kita. Kita menyadari bahwa kita manusia berdosa dan telah diampuni, maka kita perlu datang kepada-Nya dan mengakui keberdosaan kita lalu menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya. Lebih daripada itu dalam pengampunan dosa yang Ia berikan, ada jaminan hidup kekal bagi setiap kita. Itulah pengharapan kita dalam pertobatan. Selamat menantikan kedatangan-Nya sambil menghidupi pertobatan dalam hidup kita.
(Bp. Gerald Raynhart Stephen, S.Th.)