PEMELIHARAAN TUHAN
Keluaran 16:27-36
”Orang Israel makan manna selama empat puluh tahun, sampai mereka tiba di tanah hunian. Mereka makan manna itu sampai tiba di perbatasan tanah Kanaan.” (ay.35)
Orang Israel telah diselamatkan Allah dari perbudakan di Mesir. Mereka sangat menderita saat berada di Mesir, dan mereka berteriak minta tolong kepada Tuhan, dan Tuhan menyelamatkan mereka dengan memilih Musa sebagai pemimpin bangsa itu. Kini, dalam pimpinan Musa, mereka akhirnya bisa keluar dari Mesir dan diselamatkan Tuhan.
Penyelamatan orang-orang Israel dari perbudakan tidak melepaskan mereka dari perjuangan untuk tetap setia dan taat kepada Allah. Mereka harus berjalan menuju Tanah Perjanjian, yaitu tanah Kanaan (Palestina). Di sinilah ketaatan mereka sebagai umat Tuhan diuji, apakah mereka tunduk dan taat kepada Allah atau mereka berubah setia.
Dalam perjalanan menuju Tanah Kanaan, Tuhan memandu dengan tiang awan di waktu siang dan tiang api di waktu malam. Bukan hanya itu, Tuhan juga mencukupkan makanan dan minuman bagi mereka. Setiap hari, selama empat puluh tahun, mereka makan roti dari manna yang diambil setiap pagi, dan makan daging burung puyuh saat petang hari.
Mereka tidak bekerja, tetapi Tuhan memeliharanya. Yang dituntut dari Allah adalah ketaatan mereka untuk selalu beribadah kepada-Nya. Melalui Musa, orang-orang Israel telah diberikan peraturan-peraturan yang harus mereka laksanakan, termasuk dalam melaksanakan hukum Taurat.
Tuhan juga menghendaki mereka beristirahat pada hari ketujuh, sehingga tidak ada manna di hari ketujuh. Tuhan memerintahkan agar pada hari keenam mereka mengambil manna dua kali lipat untuk persediaan hari berikutnya. Namun ternyata, masih saja ada orang yang tidak mengindahkan firman Tuhan, karena pada hari ketujuh masih ada yang keluar rumah untuk memungut manna, namun mereka tidak menemukan manna tersebut.
Saat ini kita juga telah dibebaskan dari perbudakan dosa. Seperti orang Israel yang menuju tanah perjanjian, maka kita pun yang masih hidup di dunia ini, juga sedang menuju tanah perjanjian, yaitu sorga kekal yang telah disediakan bagi orang percaya. Perjalanan hidup di dunia ini juga membutuhkan perjuangan untuk tetap setia dan taat kepada Tuhan.
Bagi umat-Nya, Allah juga telah memelihara kehidupan kita. Bagi orang percaya, tidak perlu mengkhawatirkan kekurangan makanan dan minuman asalkan kita telah melakukan tugas kita dengan baik, yaitu bekerja untuk melakukan pekerjaan baik seperti yang Tuhan kehendaki. Allah akan mencukupkan segala kebutuhan kita, seperti Allah memelihara orang-orang Israel.
Untuk itu, biarlah hari ini kita belajar untuk taat kepada Tuhan, percaya bahwa Ia mencukupkan segala keperluan kita. Tugas kita adalah bekerja dengan baik, sesuai dengan talenta atau pekerjaan kita masing-masing, dan terus melayani untuk memuliakan nama Tuhan. Kiranya Tuhan menolong dan memberkati kita semua. Amin.
Pokok Doa
1. Anak-anak yang sedang ujian semesteran.
2. Anggota jemaat yang sedang membutuhkan pekerjaan.
3. Ketaatan dalam melaksanakan perintah Tuhan.
Sujud Swastoko