PEMBAHARUAN HIDUP
2 TAWARIKH 29:1-11
Pada saat Hizkia dilantik menjadi raja, Yehuda tidak sedang dalam keadaan yang baik-baik saja. Yehuda ditimpa murka Allah (ayat 8-9). Hizkia sadar akan kondisi bangsanya, dan Hizkia berniat untuk mengubah bangsanya.
Perhatikan apa yang Hizkia lakukan untuk memperbaiki bangsanya:
1.Pada awal pemerintahannya, Hizkia membuka kembali rumah Tuhan dan memperbaikinya.
Rumah Tuhan yang oleh nenek moyangnya tidak dibuka, tidak digunakan untuk membawa umat beribadah kepada Allah oleh Hizkia dibuka kembali (ayat 3,6 &7)
2.Hizkia mengembalikan fungsi imam, sebab itu Hizkia mengumpulkan para imam dan orang Lewi untuk mereka menguduskan diri untuk mengerjakan panggilan sebagai imam. Mereka harus menguduskan diri karena mereka adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk menyelenggarakan ibadah dan membakar kurban bagi Allah (ayat 4,5,11)
3.Hizkia menetapkan hati untuk mengikat perjanjian dengan Tuhan (ayat 10).
Hizkia berniat untuk mengubah kehidupan bangsanya dengan pertama-tama membawa bangsanya hidup dalam pertobatan. Bangsa yang semula hidupnya jauh dari Allah, jauh dari peribadatan kepada Allah bahkan meninggalkan Allah, Hizkia dengan sungguh-sungguh mau membawa bangsanya untuk kembali kepada Allah.
Pastilah apa yang dilakukan oleh Hizkia ini bukan tanpa tantangan dan konsekwensi, tetapi Hizkia sadar betul bahwa yang menimpa bangsanya adalah akibat dosa dan kejahatan yang dilakukan dihadapan Allah. Semua akan berubah, ketika bangsa itu hidup dalam pertobatan, ketika bangsa itu kembali kepada Allah dan memprioritaskan Allah.
Meskipun ayahnya, Ahaz adalah raja yang jahat, tetapi Hizkia hidup benar dihadapan Allah seperti Daud leluhurnya, dan Hizkia berniat dan berbuat untuk mengubahkan kehidupan rakyatnya untuk juga hidup benar dihadapan Allah.
Kiranya kita juga menjadi seperti Hizkia, yang berani untuk membawa perubahan dan pertobatan ????????
Pokok Doa:
1.Anak-anak yang sedang menjalani ujian tengah semester
2.Untuk panitia Paska
3.Yang sakit
Maria S