MERESPONI ANUGERAH
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
RABU, 29 JANUARI 2025
MERESPONI ANUGERAH
LUKAS 4:38-41
Manusia ketika menghadapi berbagai macam persoalan dalam hidup berlari kepada Tuhan, meminta Tuhan untuk menolong, membebaskan dan melepaskannya dari persoalan-persoalan hidupnya. Yang sakit minta segera disembuhkan, yang mencari pekerjaan supaya segera mendapatkan pekerjaan, yang kekurangan supaya Tuhan segera memberkati dengan kecukupan bahkan dengan kelimpahan, dan sebagainya.
Ketika manusia sudah mendapatkan apa yang didoakan, apa yang kemudian dilakukan untuk Tuhan?
Tidak jarang manusia melupakan " Penolong" yang sudah melepaskan dan membebaskannya dari berbagai macam kesukaran dalam hidup.
Tuhan Yesus menyembuhkan orang dengan berbagai macam sakit yang diderita. Pada ayat 31-37 dikisahkan pada waktu Tuhan Yesus berada di rumah ibadat, Ia menyembuhkan orang yang kerasukan setan. Dan pada ayat 38-41 ini, Tuhan Yesus juga menyembuhkan banyak orang. Ada ibu mertua Simon yang demam tinggi dan Tuhan Yesus menolongnya memberikan pemulihan. Dan Ia juga menyembuhkan banyak orang dengan berbagai macam penyakit yang diderita.
Ada banyak orang yang mengalami anugerah Allah dalam hidupnya, mengalami pertolongan dan belas kasih Tuhan Yesus dalam hidupnya.
Bagaimana seharusnya manusia meresponi anugerah Allah dalam hidupnya?
Belajar dari ibu mertua Simon, dia sudah mengalami pertolongan Tuhan, sudah dipulihkan dan disembuhkan,anugerah Allah sudah dinyatakan dalam hidupnya, maka dia tidak menyia-nyiakan anugerah Allah itu.
Pada ayat 39 kalimat terakhir menyatakan:" Perempuan itu seger bangun dan melayani mereka". Ibu mertua Simon meresponi anugerah itu dengan bangun untuk melayani. Dia tidak menunda-nunda waktu untuk melakukan sesuatu kepada Tuhan yang sudah memberikan anugerah kepadanya. Rasa syukur itu diungkapkan dengan bangun dan melayani. Respon yang luar biasa, mereka tak menganggap apa yg sudah diterimanya itu sebagai sesuatu yang biasa, yang murah. Ibu mertua Simon merasa apa yang dialaminya itu adalah hal yang luar biasa sehingga harus diresponi dengan yang luar biasa juga.
Kepada kita anugerah Allah itu juga sudah kita terima.
Bagaimana memandangnya? Biasa saja? Atau luar biasa?
Sebagai orang-orang yang sudah mengalami anugerah marilah meresponi anugerah itu dengan benar, bangun dan lihat ke atas. Bangun dan layanilah Dia yang sudah melayani lebih dulu.
Jangan hanya berdiam diri, tapi lakukan bagian kita masing- masing untuk meresponi anugerah Allah dalam hidup.
Tuhan kiranya menolong kita tetap setia kepadaNya ????
Pokok Doa:
1.Untuk bencana alam yang terjadi diberbagai tempat
2.Untuk bangsa dan negara
3.Untuk anak2 yang sedang berproses dibangku pendidikan
Maria S