MERAYAKAN KEHIDUPAN
Bacaan: 2 Petrus 3: 8-13
Bila mendengar kata “Hari Tuhan” apa yang Ibu, bapak saudara pikirkan? Mungkin ada yang mereponnya dengan baik dengan menanti-nantikannya, karena “Hari Tuhan” merupakan janji dari Tuhan yang akan menciptkan Yerusalem yang baru. Namun tak sedikit juga yang meresponnya dengan cemas, karena merasa diri belum siap menyambut kedatangan Tuhan. Lalu merasa takut karena di dalam Alkitab tertulis bahwa bersama dengan hari kedatangan Tuhan, akan terjadi hal-hal yang menyeramkan seperti unsur-unsur di dunia ini akan hangus lenyap.
Bila mengacu kepada bacaan kita yang terambil dari 2 Petrus 3:8-13, memang benar tertulis pada (ayt.10), bahwa “pada hari itu langit akan lenyap dan unsur-unsur di dunia ini akan hangus oleh nyala api”. Akan tetapi perlu dingat bahwa setiap ayat tidak dapat dipisahkan dari konteks dan tujuan dari sang penulis. Perlu diingat bahwa surat 2 petrus merupakan tanggapan dari Petrus akan keadaan komunitas Kristen mula-mula yang mendapatkan ajaran sesat dari para guru-guru palsu. Dimana pada saat itu mulai muncul gerakan yang memutar balikan isi Alkitab demi keutungan mereka sendiri dan pada akhirnya besikap amoral.
Melalu konteks ini, maka Roh Kudus menggerakan hati Petrus untuk memberitakan kabar sukacita Tuhan kepada komunitas Kristen mula-mula agar mereka kembali lagi berkiblat kepada ajaran Yesus Kristus. Dengan memberikan penguatan “bahwa Tuhan tidak lambat dalam menepati janji-Nya bahkan Ia sabar menanti kita untuk segera kembali bertobat” (ayt.9). Disamping Tuhan memang benar-benar akan datang untuk menggenapi janji-Nya, Namun disini yang menjadi tujuan utama pemberitaan kabar sukacita ini adalah agar mereka segera kembali bertobat dan memaknai kehidupan ini dengan bijaksana.
Firman Tuhan ini pula mau mengajak kepada kita umat-umat kristen di masa kini dan masa depan untuk dapat mengembalikan pandangan kita kepada Sang Sumber Terang. Hari Tuhan sama sekali bukan untuk menakut-nakuti umat percaya, namun lebih memberikan penyadaran bagi umat percaya untuk dapat memaknai kesempatan hidup di dunia ini untuk mengolahnya dengan bijaksana.
Seperti quotes dalam Film Kungfu Panda yang diberikan Master oogway kepada muridnya:
“Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, tetapi hari ini adalah hadiah, itulah mengapa disebut sebagai sekarang”.
Kutipan ini mengajarkan kepada kita bahwa satu-satunya hal yang dapat kita raih dan olah dalam kehidupan kita adalah sekarang/ saat ini. Kita tidak pernah akan tahu persis bagaimana dan kapan Hari Tuhan itu akan tiba karena masa itu adalah bagian dari misteri karya Tuhan yang melampaui akal manusia.
Oleh sebab itu, marilah kita menghargai hari ini sebagai hadiah dari Tuhan dengan mengolah kehidupan yang bijaksana. Bukan berfokus pada rasa takut akan hari Tuhan akan datang, namun benar-benar menghayati kehidupan ini sebagai hadiah pemberian Tuhan yang patut untuk disyukuri dan dijalani dengan bijaksana.
Selamat merayakan kehidupan, Tuhan Yesus Memberkati.
Pokok Doa:
1.Pergumulan jemaat yang sedang sakit.
2.Kedamaian NKRI.
3. Prisiapan Ibadah Akhir Tahun.
Raphael Timotius Suy