MENYATAKAN KEBENARAN

  •  Maria Sampyuh
  •  

YOHANES 7: 19-24

Salah satu hal yang masih terus diperjuangkan adalah menyatakan kebenaran. Meskipun orang tahu kebenaran, tetapi tidak semua orang berani menyatakan kebenaran, banyak orang memilih untuk diam tidak bersuara supaya tidak harus menerima konsekwensinya, atau memilih untuk berpura- pura tidak tahu supaya lebih aman. 

Pada hari raya pondok daun, kita bertemu dengan beberapa kelompok orang : 

  1. Kelompok orang yang menilai Tuhan Yesus sebagai orang yang baik ( Yohanes 7:12) 
  2. Kelompok orang yang mengatakan bahwa Tuhan Yesus adalah penyesat ( Yohanes 7:12). Dan pada ayat 13 dikatakan :"Tidak seorangpun berani berkata terang-terangan tentang Dia karena takut terhadap para pemuka Yahudi. " 
  3. Kelompok orang yang mau membunuh Tuhan Yesus. 

Kelompok inipun juga tidak berani secara terbuka mengakuinya. Tuhan Yesus tahu siapa mereka, dan Tuhan Yesus menyatakan bahwa mereka mau membunuhnya, tetapi mereka berkata: " Engkau kerasukan setan! Siapa yang mau membunuh Engkau? "(ayat 20). 

Pada saat Tuhan Yesus berhadapan dengan orang-orang yang secara diam-diam membicarakanNya dan ada juga yang bermaksud membunuh Dia, Tuhan Yesus justru secara terbuka mengajar di Bait Allah, Ia secara terbuka menyatakan asal ajaranNya (ayat 16-18). Tetapi pernyataan-pernyataan Tuhan Yesus ditanggapi secara negatif. Ketika Ia mengatakan bahwa Ia berasal dari Allah, orang banyak menganggap Dia kerasukan setan (ayat 20). Pada saat Ia menyatakan bahwa tindakanNya menyembuhkan orang sakit pada hari sabat tidak melanggar Taurat, orang mempertanyakan asal usulNya. Tetapi Tuhan Yesus tidak berhenti menyatakan kebenaran, Ia menunjukkan bahwa mereka menghakimi orang dengan tidak adil karena didasarkan pada apa yang kelihatan saja (ayat 24). 

Keselamatan Tuhan Yesus terancam, namun Dia memilih untuk tetap menyatakan kebenaran dengan cara benar. 

Bagaimana dengan kita? 

Tuhan Yesus kiranya memberikan keberanian kepada kita untuk menyatakan kebenaran, meskipun harus menghadapi resikonya.


Pokok Doa: 

1.Anak-anak yang menghadapi tes kenaikan

2.Untuk yang sakit dan dalam masa pemulihan 

3.Ibadah Minggu 

Maria S


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.