MENUMPANG DALAM KEMAH TUHAN
Bacaan: Mazmur 15
"TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?" Mazmur Daud ini dimulai dengan sebuah pertanyaan reflektif tentang siapa yang boleh menumpang di rumah Tuhan. Tentu umat Tuhan akan bebas keluar masuk ke kemah Tuhan kan? Seperti kita yang keluar masuk ke Gereja untuk beribadah. Namun pernahkah kita bertanya: layakkah aku menumpang di rumah Tuhan? Atau kita dengan tinggi hati mengatakan "aku layak".
Daud melanjutkan liriknya: "Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi. Yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya."
Mereka yang baik, benar, dan adil dalam hidup; Memegang prinsip kehidupan yang menghormati Tuhan, komitmen terhadap sumpah atau janji; Menolong orang tanpa pamrih, bekerja dengan jujur, dan membela apa yang benar sesuai hati nurani bersih.
Semua itu jelas menjadi sebuah panduan hidup dari kehidupan yang dapat menumpang di Rumah Tuhan. Namun jangan salah memaknai panduan ini, panduan ini tidak digunakan untuk menghakimi mana yang layak dan tidak. Sebab siapa yang layak menghakimi selain Tuhan sendiri? Sedangkan Tuhan sendiri melalui Kristus justru mengundang orang berdosa masuk dan semeja dalam Perjamuan Kudus-Nya.
Maka biarlah melalui Mazmur 15, setiap orang masing-masing menguji dirinya sendiri sebelum masuk ke kemah Tuhan. Jika mendapati dirinya telah berlaku jauh dari panduan itu, minta ampunlah pada Tuhan atas dosa kita, "sebab Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni dan menyucikan kita dari segala kejahatan." 1 Yoh 1:9
Doa Pribadi dalam keheningan:
- ambilah waktu hening 2-5 menit untuk merenungkan pesan Firman hari ini lalu periksalah hidup masing-masing.
- Mohonlah ampun atas dosa-dosa
- Ucap syukur atas kasih karunia Tuhan yang mengampuni dan melayakkan.