MENUJU PRIBADI YANG LEBIH BAIK

  •  Teddy Wirawan
  •  

Renungan warta 5 Juli 2026


Menuju Pribadi yang Lebih Baik

Mazmur 1

Sebuah pohon yang ditanam di tepi air biasanya akan lebih subur karena selalu mendapat pasokan nutrisi dan air yang mencukupi. Akar-akarnya dapat menjangkau sumber yang dibutuhkan untuk terus bertumbuh, bahkan ketika musim panas datang atau hujan tidak turun untuk waktu yang lama. Pohon itu tetap dapat berdiri kokoh karena dekat dengan sumber yang dapat menopangnya untuk tetap hidup.

Demikian pula kehidupan orang percaya. Menjadi pribadi yang lebih baik bukan hanya soal berusaha lebih keras atau bertekad menjadi lebih baik setiap hari. Perubahan yang sejati terjadi ketika hidup kita berakar pada Tuhan dan Firman-Nya. Firman Tuhan menjadi sumber hikmat yang membimbing keputusan kita, sumber kekuatan yang menopang kita dalam kesulitan, dan sumber penghiburan ketika hati kita lelah.

Mazmur 1 menggambarkan orang yang mencintai dan merenungkan Firman Tuhan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air. Perhatikan bahwa yang menjadi rahasia pertumbuhannya bukanlah kekuatan pohon itu sendiri, melainkan kedekatannya dengan sumber air. Begitu juga dengan kita. Semakin dekat kita dengan Tuhan, semakin kita dibentuk menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih rendah hati, lebih bijaksana, dan lebih mengasihi sesama.

Hidup yang berakar pada Firman Tuhan bukan berarti hidup akan selalu mudah atau bebas dari masalah. Sepasang suami istri yang berakar dalam Tuhan baru saja ditinggal oleh buah hati mereka yang dipanggil pulang ke pangkuan Bapa di Surga. Hal ini tentu menjadi pukulan yang amat berat bagi mereka. Namun dengan iman yang berakar kuat, pasangan suami istri ini dapat melihat pimpinan dan penyertaan Tuhan yang sekalipun tak pernah meninggalkan mereka, dan melihat bahwa anak mereka tercinta sudah berada di tempat yang jauh lebih baik daripada di dunia ini. 

Hari ini, marilah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah akar kehidupan kita sudah tertanam dekat dengan sumber air kehidupan itu? Jika kita rindu menjadi pribadi yang lebih baik, jangan hanya fokus pada perubahan yang tampak di luar. Pastikan terlebih dahulu bahwa hati dan hidup kita terus terhubung dengan Tuhan, karena dari sanalah pertumbuhan yang sejati berasal. Kiranya Tuhan memampukan kita semua.

(Bp. Teddy Wirawan)


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.