MENOLAK KEBENARAN 

  •  Maria Sampyuh
  •  


2 TIMOTIUS 4:1-5

"Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng ( 2 Timotius 4:3-4)." 


Memperhatikan apa yang dikatakan Rasul Paulus kepada Timotius ini, maka mengingatkan bahwa setiap orang percaya harus berlomba dengan waktu dalam menunaikan tugas untuk memberitakan Injil. 
Sayangnya, masih banyak orang yang hanya melihat kesempitan dalam setiap kesempatan. Orang menyerah dengan tantangan, takut kalau ditolak, takut kalau disingkirkan dan masih banyak alasan lain lagi, sehingga meskipun sesungguhnya ada kesempatan, tetapi kesempatan itu tidak pernah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, memilih untuk menunda waktu atau bahkan tidak pernah melakukannya. 
Hanya sedikit orang yang melihat kesempatan dalam kesempitan. Walaupun ada tantangan, walaupun ada harga yang dibayar tetapi Injil harus tetap diberitakan dan kebenaran harus tetap dinyatakan. 
Seperti yang dipesankan oleh Rasul Paulus kepada Timotius: "Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran ( 2 Timotius 4:2)." 
Firman Tuhan tetap harus disampaikan dan diberitakan dalam segala situasi dan kondisi, karena berlomba dengan waktu. 
Pada zaman sekarang inipun sudah banyak orang yang berpaling dari kebenaran, tidak sedikit yang hanya mendengarkan ajaran yang memuaskan dan menyenangkan dirinya, dan menolak firman yang menegur dirinya, yang mengoreksi hidupnya. 
Namun demikian, sepanjang kesempatan itu masih ada, maka tunaikanlah tugas pelayanan kita, sambil kita juga tetap mewaspadai kehidupan kita, menguasai diri dalam segala hal. 
Hendaknya kita tidak membiarkan kesempatan berlalu tanpa berbuat sesuatu. 
Tuhan Yesus menyertai ????????

Pokok Doa:
1. Rangkaian kegiatan Paska
2. Jemaat yang sakit dan yang sedang bergumul dengan permasalahan hidup

Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.