MENGAPA KAMU TAKUT

  •  Johanis Melsasail
  •  

Bacaan: Matius 8:23-27
=======================

 

Kisah yang kita baca hari ini adalah peristiwa yang terjadi di tengah Danau Galilea. Pada petang hari ketika Yesus dan murid-muridNya bertolak dari Galilea menuju ke daerah orang gadara, dan ketika mereka tiba di tengah danau itu, datanglah angin kencang disertai gelombang besar menghantam perahu mereka, sehingga perahu mereka hampir tenggelam.
Mereka yang punya pengalaman sebagai nelayan pun tak berdaya menghadapi badai besar itu sampai akhirnya mereka membangunkan Yesus yang sedang tidur di buritan perahu sambil berkata, "Tuhan,  tolonglah, kita binasa." Memang murid-murid Yesus benar-benar tak berdaya dan telah kehilangan harapan. Saat itu Yesus bangun dan berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?"

Maka melalui peristiwa ini, saya mengajak kita untuk merenungkan empat hal:  
1. Yesus ada bersama mereka di dalam perjalanan itu, Karena perjalanan itu adalah inisiatif Yesus. Ketika Tuhan Yesus mengajak murid-muridNya untuk bertolak ke seberang, maka Tuhan Yesus pasti tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan mereka. Tuhan Yesus bersama kita dan menyertai perjalanan hidup kita, dan hanya Dia yang tahu apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita, maka mari kita mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada Dia dan mengucap syukur senantiasa.
2. Tuhan Yesus bersama mereka di tengah badai itu dan meredakannya. Jika saat ini kita sedang menghadapi badai besar dalam hidup kita, Ingatlah bahwa kuasa Yesus lebih besar dari badai itu. Andalkanlah Tuhan Yesus di tengah badai itu dan kita tidak perlu berkata bahwa kita binasa, karena kita tahu bahwa Tuhan Yesus Maha Kuasa.
3. Tuhan Yesus ada bersama mereka dalam perahu itu sebagai Penolong. Sekalipun hidup kita dihantam badai, sekalipun keluarga kita dihantam gelombang, sekalipun pekerjaan kita sedang di landa masalah, Namun ingat dan percaya bahwa Tuhan Yesus ada di dalam perahu hidup kita. Dia tidak pernah tertidur dan membiarkan perahu hidup kita tenggelam. Dia akan selalu menyertai dan menolong kita.
4. Tuhan Yesus membawa mereka sampai ke seberang danau tempat tujuan mereka. Kita percaya bahwa Tuhanlah yang menetapkan tujuan hidup kita. Tuhan jugalah yang membawa kita melewati setiap badai hidup dan mempertibakan kita di tempat tujuan sesuai dengan rencananya. 

Kiranya firman Tuhan menolong kita, meneguhksn harapan kita kepada Tuhan dan membuat kita semakin teguh di dalam menjalani kehidupan kita hari ini. Tuhan Yesus menyertai kita. Amin.

Pokok Doa: 
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Persiapan HUT GKI Coyudan
2. Pergumulan Jemaat.
4. Pemerintah dan Bangsa Indonesia.

 

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.