MENGAMPUNI DAN MENGASIHI

  •  Johanis Melsasail
  •  

Bacaan: I Yohanes 2: 7-14

Iman Kristen bersumber dari Allah yang mengampuni dan mengasihi manusia  dalam diri Yesus Kristus. Karya kasih Allah itu menyediakan anugerah pengampunan bagi manusia dan dunia. Bagaimana mengerjakan kasih dalam relasi yang sudah rusak?

  1. Kristus telah memulainya untuk kita dan kita diminta untuk meneruskannya kepada sesama. Kita di minta untuk tidak hanya mengampuni orang yang bersalah pada kita, namun lebih lanjut kita harus mengasihi dengan tulus.
  2. Ketika kita mengampuni orang lain, maka sikap pengampunan yang dilakukan haruslah disertai dengan menerimanya, mengasihi dan tidak lagi mengingat-ingat kesalahannya dan kembali bersama dalam persekutuan yang rukun dengannya.
  3. Ketika seseorang hidup dalam kasih, ia hidup di dalam terang dan ia akan berjalan dengan langkah yang pasti karena kasih akan menuntun langkah hidupnya sehingga ia terhindar dari berbagai hal yang membuatnya tersandung.

Yohanes mengingatkan kita bahwa pelajaran kasih itu harus dimulai dari dalam keluarga untuk membangun hubungan antara anggota keluarga. Sebagai orang tua terhadap anak-anak, saat mereka menjadi anak- anak yang baik, taat, berprestasi maupun saat mereka menjengkelkan bahkan mengecewakan. Kasih jangan berkurang kadarnya. Nasihat ini juga diperuntukan bagi anak-anak, agar kasih kepada orang tua jangan menjadi pudar saat mereka sukses, kuat dan hebat. Kasih hendaknya tidak pernah lekang oleh waktu dan keadaan seperti kasih Kristus kepada kita. Tuhan memberkati kita.

Pokok Doa:

  1. Pergumulan jemaat.
  2. Penatalayanan GKI Coyudan.
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.