MENGALAMI DAN MELAYANI
YOHANES 13:1-17
"Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya" (ayat 17).
Tuhan Yesus menegaskan kepada murid-muridNya, mereka akan menjadi orang-orang yang berbahagia, bukan berhenti jika mereka mengetahui apa yang Tuhan Yesus ajarkan dan lakukan, tetapi jikalau mereka mengerti dan melakukan.
Sebagai Guru, Tuhan mengajar murid-muridNya bukan hanya dengan perkataan saja, tetapi juga dengan teladan hidup.
Pengajaran Tuhan Yesus dalam perikop ini adalah tentang melayani dengan kerendahan hati.
Tuhan Yesus yang adalah Guru dan Tuhan, tetapi Dia yang merendahkan hati membasuh kaki murid-muridNya. Dia yang harusnya dilayani dan dibasuh kakiNya, tetapi justru Dia yang mengerjakan pelayanan itu.
Dan pada ayat 17, Tuhan Yesus menegaskan kepada murid-muridNya untuk melakukan. Kita memperhatikan ayat 13-16 beberapa hal kita lihat:
1. Para murid mengakui Yesus adalah Guru dan Tuhan mereka (ayat 13)
2. Para murid sudah lebih dulu dilayani oleh Tuhan Yesus. Mereka sudah mengalami dan merasakan karya Tuhan, mereka sudah mendengar Sang Guru mengajar dengan perkataan dan perbuatan (ayat 14)
3. Tuhan mengutus para murid untuk melakukan sama seperti yang Tuhan lakukan bagi mereka ( ayat 15)
4. Dengan mengerti dan melakukan maka mereka akan berbahagia.
Jika kita mengakui Yesus adalah Guru dan Tuhan kita, maka dengarkanlah setiap pengajaranNya, lihatlah dan rasakanlah karya pelayananNya, serta lakukanlah dan wujudnyatakan dalam pelayanan kepada sesama. Dengan demikian kita menyenangkan hatiNya dan kita menjadi murid-murid yang berbahagia.
Kiranya Tuhan memampukan kita