MENCARI KEBAHAGIAAN
RENUNGAN WARTA, 22 September 2024
BULAN MISI 2024 - SLIGHT OF LIGHT
MENCARI KEBAHAGIAAN
“ Carilah kebahagiaanmu pada TUHAN, Ia akan memuaskan keinginan hatimu”
Maz 37:4 (BIMK)
Semua manusia ingin hidup bahagia. Bahagia seringkali dijadikan tujuan hidup manusia. Tentu ini tidak salah, namun apakah arti yang sebenarnya dari bahagia itu? dan bagaimanakah manusia dapat mendapatkannya? Banyak manusia mengira bahwa kebahagiaan adalah dengan banyaknya harta, kuatnya pengaruh kekuasaan yang dimiliki, popularitas dan lain sebagainya. Apakah ini definisi dari bahagia? Bahwa jika memiliki itu semua atau salah satu dari hal tersebut, bisa mendatangkan bahagia, tentu. Namun tampaknya jika hanya itu definisi bahagia yang sebenarnya hidup jadi begitu dangkal dan tidak bermakna. Pemazmur menyebutkan bahwa bahagia itu adalah sebuah keadaan dimana hati kita merasakan kepuasan. Kepuasan hati disini berarti merasa cukup atas semua yang terjadi dan semua yang diterima saat ini. kepuasan hati tidak lain adalah melimpahnya rasa syukur dalam hati kita. Hidup yang bahagia adalah hidup yang bersyukur. Dengan bersyukur maka kita akan merasakan sebuah kepuasan hidup dalam hati kita. Inilah definisi yang tepat sesuai dengan Firman Tuhan.
Lantas bagaimana caranya kita dapat merasakan dan mendapatkan kebahagiaan tersebut? Firman Tuhan hari ini mengatakan bahwa kita harus terus selalu mencarinya di dalam Tuhan. Apa artinya? Mencari kebahagiaan di dalam Tuhan adalah dengan tekun mencari apa yang menjadi kehendak-Nya dan melakukan kehendak-Nya dengan sukarela. Dengan melakukan hal itu maka kita akan merasakan kebahagiaan yang sejati. Di dalam Tuhan kita akan dapat merasakan hidup yang penuh dengan syukur. Dengan inilah kebahagiaan akan dirasakan. Bukan tentang seberapa banyak harta yang kita miliki namun seberapa kita sadar untuk mengucap syukur atas apa yang ada pada kita saat ini. Rasa syukur yang mendatangkan kepuasan hati, tidak bisa dibeli oleh uang maupun materi yang paling indah. Rasa syukur membuat kita melihat dan menyadari bahwa kita butuhkan selalu dicukupkan oleh Tuhan. Orang yang terus mencari kehendak Tuhan akan menemukan rasa syukur yang tak terkira dalam hidupnya. Itulah kebahagiaan yang sejati dalam Tuhan.
Pdt Keshia H.S