MEMBERI TAK PERNAH MEMBUAT KITA KEKURANGAN

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

6 FEB 2025 


MEMBERI TAK PERNAH MEMBUAT KITA KEKURANGAN 

Amsal 11:24-25 (TB)  Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. 

Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. 

Suatu hari ada seorang pengemis yang sedang kelaparan di tengah hujan di depan rumah seorang ibu. Melihat hal itu, ibu itu keluar dan memberi sepotong roti serta segelas teh bagi pengemis itu. Ibu itu juga meminta dengan sopan agar pengemis itu bisa berteduh di rumahnya sebebtar. Namun ternyata sang pengemis itu menolak dengan sopan ajakan ibu kareba ia mau membgikan roti dan segelas teh hangat ini kepada seorang lansia di ujung jalan yang juga sedang dingin dan kelaparab. Melihat hal itu tersentuhlah hati sang ibu dan ia pun bersama pengemis itu menghampiri lansia tersebut. Sang ibu memberi lansia itu beberapa potonh rori dan segelah teh hangat. Ibu inj belajar dari sang pengemis, bahwa hati yang mau memberi dalam kekurangan sang pengemis membuat ibu ini belajar arti berbagi. Dengan berbagi pengemis ini tak berkekurangan. 

Inilah yang dikatakan oleh amsal 11: 24-25 , bahwa orang yang hidupnya berbagi dengan orang lain tak pernah kekurangan. Cara pandang orang yang berbagi adalah Tuhan sumber berkat yang akan mencukuokan kebutuhannya. Melalui dirinya Tuhan mencukuokan kekurangan orang lain dan dengan demikian baginya tak ada alasan untuk tidak berbagi. Keserakahan adalah lawan dari kemurahan hati. Ternyata keserakahan yang mengatasnamakan penghematan justru membuat hati manusia beku untuk berbagi. Biarlah dalam hidup yang masih diberi, kita sebenarnya diajak untuk tidak hanya sibuk mengumpulkan harta bagi diri sendiri tetapi mau belajar berbagi dengan sesama. Ingatlah, bahwa kita tak pernah kekuarangan dengan berbagi kepada sesama. 

Doa pagi: 

" Ya Bapa terimakasih untuk kecukupan yang Dikau Beri pada kami. Ajar kami menjadi alatMu untuk menjadi berkat yang mencukupkan bagi orang lain. Amin" 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.