MEMBERI DENGAN SUKACITA
Renungan Harian GKI Coyudan
Jumat, 13 Desember 2024
Bacaan: II Korintus 9:6-11
=====================
MEMBERI DENGAN SUKACITA
Jika kita mempunyai kesempatan untuk memberi, mengapa kita tidak melakukannya? Karena dengan memberi, kita akan memenuhi hukum kasih. Seperti seorang petani, jika ia mempunyai kesempatan untuk menabur banyak, maka hasil yang ia tuaipun akan banyak juga. Itulah hukum tabur tuai.
Rasul Paulus menegaskan kepada jemaat di Korintus agar mereka bertanggungjawab dalam soal pemberian dengan sukacita dan dengan kemurahan hati, karena hal ini menyangkut kasih karunia yang telah mereka terima dari Tuhan. Namun hal pemberian itu haruslah dengan kerelaan hati, bukan dengan sedih hati atau karena terpaksa. Ketika kita memberi, maka pemberian itu haruslah dari apa yang kita punya, dan jangan memberi dari apa yang tidak kita punyai. Sebab apabila kita memberi dari apa yang tidak kita punyai maka hal itu akan membawa sungut-sungut.
Pemberian kita juga jangan disertai dengan perasaan sedih, tetapi disertai dengan rasa syukur dan sukacita, karena kita yakin bahwa Tuhan yang sanggup mencukupkan kita akan hal-hal yang kita butuhkan.
Persoalan bagi kita adalah apakah dalam hati kita ada keyakinan akan penyertaan Tuhan? Akan kelimpahan yang la berikan? Sebab ia menyediakan benih untuk kita taburkan dan melipatgandakannya sebagai hasil buah-buah kebenaran untuk memuliakan Tuhan. Tuhan menyukai orang yang memberi dengan sukacita. Tuhan Yesus memberi contoh dengan memberikan dirinya sebagai korban dikayu salib agar kita memiliki hidup. Bila kita menyadari bahwa Tuhan telah memberi yang terbaik dan termahal buat kita yaitu dirinya sendiri, maka kita akan memberikan yang terbaik dari hidup kita kepadaNya dengan sukacita. Amin.
Pokok Doa
==========
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Pergumulan jemaat
3. Acara-acara Perayaan Natal 2024
Johanis Melsasail