MEMBANGUN JEMAAT TUHAN

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Senin, 10 Februari 2025


Membangun Jemaat Tuhan

1 Korintus 14:26-28


”Jadi, bagaimana sekarang, Saudara-saudara? Ketika kamu berkumpul, tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau bahasa lidah, atau penafsirannya. Hendaklah semuanya itu dipergunakan untuk membangun.” (ay.26)


Gereja atau jemaat merupakan organisasi atau komunitas yang unik, karena merupakan persekutuan orang-orang percaya yang dihimpunkan Tuhan sendiri. Mereka berkumpul dan membangun persekutuan bukan karena kemampuannya, tetapi karena dipimpin oleh Roh Kudus.


Oleh karena itulah, sebuah Jemaat atau Gereja yang hidup akan terlihat dari kehidupan anggota-anggotanya. Apakah anggota Jemaat itu menyadari bahwa dirinya diberi karunia khusus yang berbeda-beda satu dengan yang lain oleh Tuhan, dan menyadari bahwa karunia tersebut juga harus digunakan membangun tubuh Kristus.


Karena itu, Gereja yang hidup dan tumbuh tidak bisa dilihat dari kemegahan gedungnya. Atau dilihat dari kemegahan dan kemeriahan saat melaksanakan ibadah, karena bisa menampilkan artis-artis bagus yang dibayar mahal, yang membuat anggota jemaatnya terkagum-kagum dan gembira terbawa suasana dengan penampilan mereka. 


Gereja yang hidup dan bertumbuh adalah Gereja yang menjadikan anggota jemaatnya terlibat dalam pelayanan, baik dalam peribadahan maupun dalam program-program pelayanan yang lainnya. Jadi, bukan menjadikan anggota jemaat hanya sebagai penonton atau obyek, tetapi memberdayakan mereka dalam pelayanan.


Ini berarti bahwa setiap anggota gereja perlu berperan serta dalam peribadahan tersebut. Saat beribadah, mereka menjadi bagian penting dalam perjumpaan antara umat Tuhan dengan Tuhan sendiri melalui liturgi yang ada. Atau dalam program pelayanan, anggota jemaat ikut aktif terlibat, hadir dan mendukung program-program tersebut.


Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, Rasul Paulus menegaskan kepada Jemaat di Korintus, bahwa saat mereka berkumpul atau bersekutu, maka setiap orang mempersembahkan sesuatu, yaitu karunia yang dimilikinya, yaitu karunia rohani. Yang dipersembahkan bisa dalam pujian (Mazmur), mengajar, berbahasa lidah atau menafsirkan bahasa lidah, sehingga semuanya berguna untuk pembangunan Jemaat atau tubuh Kristus.


Oleh karena itu, jika dalam sebuah Gereja, banyak anggotanya yang terlibat dalam pelayanan kasih maupun peribadahan, maka Gereja tersebut akan hidup karena Roh Kudus sendiri yang menggerakkannya. 


Sebagai anggota gereja Tuhan, kita juga perlu menyadari akan karunia yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing. Kita tidak boleh egois menggunakan karunia tersebut hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi dengan kesadaran bahwa karunia itu berasal dari Tuhan, sehingga kita juga harus mempersembahkan karunia itu untuk Tuhan melalui keterlibatan kita dalam membangun Gereja Tuhan. 


Kiranya kita dimampukan untuk memberikan yang terbaik kepada Tuhan melalui Gereja-Nya sehingga pembangunan Jemaat dapat berjalan dengan baik, sesuai kehendak Sang Kepala Gereja, yaitu Kristus Tuhan. Amin.


Pokok Doa

1. Pelayanan di minggu ini.

2. Kesejahteraan Kota Solo dan sekitarnya.

3. Lembaga misi dalam penginjilan.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.