MARILAH KEPADA KU, AKU MENYERTAI ENGKAU
Bacaan; Yesaya 41:8-10
======================
8 Akan tetapi, engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi;
9 engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu, "Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau";
10 janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Jemaat kekasih Kristus, ada sepasang suami istri, sebut saja Pak Johanis dan Bu Johanis (Nama samaran). Suatu saat pak Johanis bertanya: "Bu, bagaimanakah kita menghadapi masalah ini, apakah ada jalan masuk ke masadepan baru, sementara usaha kita sedang macet ? Bagaimanakah pendidikan anak-anak kita di tahun 2025 mendatang ?" Tanya Pak Johanis pada isterinya. Dua puluh enam tahun mereka menikah, dan selama waktu itu mereka telah menikmati berkat TUHAN, sementara Pak Johanis terlampau sibuk berbisnis sehingga jarang menghadiri persekutuan Ibadah dengan Tuhan dan sesama seiman. Sekarang, ketika usaha mereka sedang macet timbullah ketakutan dan kekuatiran dalam hatinya. Apakah hari esok secerah kemarin ?
Kemudian Bu Johanis mengulas: "Pak, pengalaman iman dan perjalanan hidup seperti ini, harus dijadikan harta berharga dan guru yang baik untuk mengubah jalan hidup. Kita membutuhkan TUHAN dalam hidup ini. Kita tidak mungkin hidup tanpa Yesus Kristus. Selama ini, kita telah bekerja mengandalkan kekuatan kita. Sekarang setelah kehancuran tiba, kita harus memahaminya dalam iman, bahwa situasi ini merupakan kehendak TUHAN untuk merengku kita. la mengingatkan kita, agar selalu mencari wajah-Nya, maka Ia pasti menolong kita."
Saudaraku.. Ibu Johanis dalam percakapan ini, sangatlah benar! Yesus Kristus itu Penolong, Pemelihara dan Penebus orang beriman. Ia tidak akan meninggalkan umat-Nya. Kitalah yang menolak dan tidak mempedulikan Yesus, akhirnya kita jatuh. Meskipun demikian Yesus tetap menawarkan pertolongan, kata-Nya: "Aku menyertai engkau sampai akhir zaman" (Mat.28:20). Bahkan Nabi Yesaya menegaskan : "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (ay.10).
Mendengar itu, Pak Johanis tertegun. Ia merenungkan ucapan isterinya. la menyesali perbuatannya terhadap Allah. Ia berjanji akan setia kepada Tuhan Yesus Kristus, bukan supaya usahanya maju, tetapi karena kasih setia Tuhan yang tidak sanggup dibalasnya selama ini, itulah yang membangkitkan dia dari kehancuran. Hanya di dalam Yesus Kristus, kita semua telah menerima kebaikan Allah. Tuhan memberkati kita.. Amin..
Pokok Doa:
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Pergumulan jemaat dalam berbagai masalah.
3. Kerukunan umat beragama dalam hidup berdampingan.
Bp. Johanis Melsasail